Mengapa Waktu Itu Bangsa Indonesia Akhirnya Jatuh Menjadi Daerah Jajahan Bangsa Asing

Ketika duduk di bangku sekolah, mata pelajaran Sejarah termasuk salah satu mata pelajaran wajib yang harus dipelajari oleh para siswa. Dari mata pelajaran itulah para siswa menjadi tahu mengenai sejarah perjuangan Bangsa Indonesia melawan penjajah hingga mendapatkan kemerdekaan.

Terkadang terbesit rasa penasaran, mengapa bangsa asing menjadikan Indonesia sebagai salah satu daerah jajahannya? Ternyata memang ada beberapa alasan yang menjawab pertanyaan tersebut.

Alasan yang Mendasari Indonesia Menjadi Daerah Jajahan Bangsa Asing?

1. Kemunculan kolonialisme

Sejak bangsa Portugis masuk ke dataran Indonesia yang pada waktu itu masih dikenal dengan wilayah Malaka sekitar tahun 1511 silam, kolonialisme mulai muncul. Perubahan besar terjadi semenjak masuknya bangsa Portugis ke Indonesia. Banyak dari bangsa Portugis yang mengambil komoditas unggulan berupa hasil bumi seperti rempah-rempah. Pada saat itu rempah-rempah memang menjadi komoditas unggulan di daerah Malaka.

2. Kehadiran imperialisme

Di abad 15, kehadiran imperialisme memiliki tujuan yang dikenal dengan istilah 3G yang bisa dimanfaatkan untuk memperluas wilayah kekuasaan. 3G merupakan singkatan dari Gold atau kekayaan, Glory atau kejayaan, dan Gospel atau penyebaran agama. Sehingga imperialisme bertujuan untuk mencari sumber kekayaan, mendapatkan sebuah pengakuan, dan melakukan penyebaran terkait ajaran agama. Indonesia menjadi salah satu wilayah jajahannya.

3. Memiliki komoditas rempah-rempah

Rempah-rempah merupakan salah satu hasil bumi yang dimiliki Indonesia dan sangat menarik bagi negara Belanda. Komoditas perdagangan bangsa Belanda yang utama adalah rempah-rempah. Kualitas rempah-rempah di Indonesia terkenal baik sehingga ada banyak negara yang memiliki keinginan untuk memperdagangkannya. Para penjajah memeras tenaga bangsa Indonesia dengan kerja rodi agar memudahkan penjajah mengambil rempah-rempah.

4. Kehadiran Revolusi Industri

Negara barat semakin berkembang sejak hadirnya Revolusi Industri. Kehadirannya melahirkan berbagai inovasi radikal, penemuan baru, dan semakin masifnya perkembangan teknologi dan pengetahuan. Seiring revolusi industri hadir, tujuan kolonialisme dan imperialisme menjadi berubah yakni negara jajahan dijadikan sebagai pasar atas hasil industri oleh negara kolonial dan melakukan pencarian sumber daya sebagai bahan baku industri.

5. Pertahanan bangsa Indonesia dianggap lemah

Indonesia menjadi daerah jajahan karena bangsa barat melihat pertahanan di Indonesia tidak terlalu kuat baik dari segi militer maupun non militer. Senjata yang dimiliki oleh bangsa Indonesia tidak sebagus yang dimiliki oleh para penjajah. Selain itu, belum ada ikatan persatuan di Indonesia serta belum memiliki bahan dan fasilitas yang lengkap untuk melawan penjajah sehingga beberapa bangsa asing dengan mudahnya masuk ke Indonesia.

6. Bangsa Indonesia mudah diadu domba

Indonesia mudah dijajah bangsa asing terutama Belanda karena bangsa Indonesia mudah diadu domba. Bangsa Belanda atau VOC menerapkan politik Devide Et Impera sebagai upaya untuk menaklukkan bangsa Indonesia dengan cara memecah belah bangsa Indonesia menjadi beberapa kelompok kecil. Politik ini diterapkan atas dasar dukungan Belanda terhadap pihak kerajaan yang sedang bertikai dengan kerajaan lain yang ada di Indonesia.

7. Kurangnya pendidikan yang didapat oleh bangsa Indonesia

Pada saat itu bangsa Indonesia masih sangat kurang dalam hal pendidikan sehingga bangsa asing sangat mudah melakukan cara licik demi mendapatkan tujuannya. Salah satu hal licik yang dilakukan oleh bangsa asing terhadap bangsa Indonesia adalah memeras tenaga bangsa Indonesia dengan menerapkan skema sistem kerja rodi atau kerja paksa yang bertujuan agar para penjajah lebih mudah dalam memobilisasi atau mengambil komoditas rempah-rempah.

Temukan lebih banyak konten terkait dengan Pendidikan atau konten menarik lain di PPPA

facebook
Twitter
Follow

Tinggalkan komentar