Mengapa Indonesia Perlu Menyikapi Perkembangan IPTEK di Era Globalisasi dengan Lebih Bijak

IPTEK adalah kependekan dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Perkembangan dan penerapan IPTEK untuk pembangunan sudah meningkatkan kehidupan rakyat serta memajukan kehidupan bangsa dalam berbagai sektor penting.

Akan tetapi, perlu disadari bahwa terdapat juga berbagai dampak negatif terhadap lingkungan hidup. Untuk lingkungan hidup yang dimaksud di sini yaitu menyangkut lingkungan sosial, budaya, dan alam.

Dampak Buruk IPTEK Terhadap Masyarakat & Budaya

1. Berkembangnya Kenakalan Remaja serta Kriminalitas

Penerapan dan perkembangan IPTEK sudah mendorong adanya globalisasi. Dengan banyaknya jenis media, seluruh orang termasuk remaja lebih mudah terkena pengaruh nilai dari budaya lain termasuk tingkah laku kekerasan. Media massa dan khususnya TV digadang-gadang menjadi salah satu pengaruh yang sangat besar, terutama untuk remaja serta masyarakat pada umumnya.

2. Kekhawatiran Terhadap Nuklir dan Persenjataan Kimia

Perkembangan IPTEK tidak akan menutup potensi untuk melakukan pengembangan pada persenjataan yang canggih, seperti nuklir dan senjata kimia. Hal tersebut bisa membahayakan untuk kehidupan masyarakat dikarenakan terdapat potensi kita semua sebagai manusia memakai senjata itu guna kepentingan negara.

3. Adanya Kesenjangan Sosial

Perkembangan dalam bidang industri bisa meningkatkan pendapatan serta membuka banyak lapangan pekerjaan, akan tetapi memunculkan pula kesenjangan sosial di dalam kehidupan masyarakat. Nantinya bisa muncul kelompok masyarakat yang memiliki modal besar, kaya, dan konglongmerat, namun juga terdapat kelompok masyarakat yang miskin dan tidak mempunyai keterampilan. Adanya perbedaan yang cukup mencolok inilah yang dapat menyebabkan adanya kesenjangan sosial.

4. Lingkungan Alam Menjadi Rusak dan Merosot

Akibat dari penerapan IPTEK yang kurang bijaksana dan semakin meningkatnya jumlah masyarakat tersebut sudah menyebabkan kemerosotan kualitas dari lingkungan alam di Indonesia. Bahkan bukan hanya merosot saja, namun juga mulai muncul berbagai kerusakan pada sistem lingkungan alam. Tentu saja hal ini bisa memungkinkan semakin sering terjadi bencana alam di Indonesia.

5. Perubahan Tata Nilai

Berbagai macam penemuan teknologi sudah memberikan perubahan yang sangat cepat di dalam tata kehidupan seluruh masyarakat Indonesia. Berbagai perubahan tersebut antara lain seperti gaya hidup, cara orang bekerja, serta tata nilai dalam masyarakat.

6. Bahasa Daerah yang Mulai Dilupakan

Gaya berbahasa pun ikut mengalami perubahan seiring dengan perkembangan IPTEK. Bahasa daerah saat ini mulai jarang dipakai serta digantikan oleh Bahasa Indonesia, yang menjadi bahasa nasional. Dikarenakan tidak semua masyarakat Indonesia memahami bahasa daerah dari wilayah lainnya.

Pemakaian bahasa asing yang menjadi gaya berkomunikasi dalam sehari-hari ini juga semakin tampak. Misalnya saja memakai serta memadukan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Hal tersebut tidak salah, asalnya Anda tetaplah harus menjaga kelestarian dari bahasa daerah dan juga Bahasa Indonesia.

7. Biaya yang Besar

IPTEK memang menjadi alat yang akan memudahkan untuk kehidupan masyarakat. Pemerintah juga akan sangat terbantu dengan adanya perkembangan IPTEK ini. Akan tetapi, dibalik itu semua tentu saja terdapat biaya yang perlu dibayarkan untuk mendorong negara supaya tidak tertinggal dengan teknologi.

Meskipun politik pemerintahan memakai informasi serta teknologi dapat mengeluarkan biaya yang terbilang lebih murah dibandingkan konvensional. Tetapi, dalam pembangunan infrastruktur justru akan terasa mahal sekali. Untuk pembangunan gedung, jembatan, dan jalan diperlukan teknisi serta berbagai alat berat. Tentu saja semua itu akan membutuhkan biaya yang terbilang tidak murah. Oleh karena itu, perlu disiapkan dana yang cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan tersebut.

Temukan lebih banyak konten terkait dengan Pendidikan atau konten menarik lain di PPPA

facebook
Twitter
Follow

Tinggalkan komentar