Perbedaan Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan

Kita semua pasti tak asing lagi dengan yang namanya gerhana matahari dan gerhana bulan. Gerhana matahari dan gerhana bulan adalah fenomena alam yang jarang sekali terjadi di bumi ini. Hingga kehadirannya sangat menarik perhatian kita.

Gerhana sendiri ialah fenomena alam di mana terhalangnya sinar matahari oleh bulan atau bumi, sehingga bulan atau bumi tidak mendapatkan sinar matahari. Fenomena itu terbagi menjadi dua, yaitu gerhana matahari dan gerhana bulan.

Meski nampak sama, gerhana matahari dan gerhana bulan memiliki perbedaan. Lantas apa saja perbedaan gerhana matahari dan gerhana bulan, kita akan membahasnya dalam ulasan berikut ini.

Beberapa Perbedaan Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan

1. Proses Terjadinya

Perbedaan gerhana matahari dan gerhana bulan yang pertama dilihat dari proses terjadinya. Cukup mudah membedakan gerhana matahari dan gerhana bulan jika dilihat dari proses terjadinya.
Pada gerhana matahari sendiri, terjadi ketika bulan berada di antara bumi dan matahari. Bulan menghalangi pandangan normal matahari dari bumi. Ketika terjadinya gerhana matahari, matahari menjadi lebih gelap.

Berbeda halnya dengan gerhana matahari, gerhana bulan terjadi saat bumi berada di antara bulan dan matahari, Akibatnya bulan terlihat menghilang lalu muncul lagi ketika melewati bayangan yang dilemparkan bumi. Sama seperti gerhana matahari, ketika terjadi gerhana bulan, bulan juga akan terlihat lebih gelap.

Editor terkait:

2. Waktu Terjadinya

Gerhana matahari lebih jarang terjadi daripada gerhana bulan. Gerhana matahari hanya bisa dilihat dalam waktu singkat oleh penduduk bumi.

Sedangkan gerhana bulan, terjadi saat bulan penuh. Saat bulan berlawanan dengan matahari. Gerhana bulan tidak terjadi setiap bulan, dikarenakan orbit bulan miring kurang lebih lima derajat dibanding orbit bumi di sekitar matahari.

Dan gerhana bulan lebih sering dan mudah dilihat oleh penduduk di bumi. Jadi bumi lebih sering mengalami gerhana bulan di bandingkan dengan gerhana matahari.

3. Jenisnya

Gerhana matahari dan gerhana bulan memiliki beberapa jenis yang berbeda. Jenis-jenis gerhana matahari sendiri ialah yang pertama gerhana matahari sebagian, saat bumi berada pada bayangan penumbra bulan. Yang kedua gerhana matahari total, terjadi ketika piringan matahari tertutupi seluruhnya oleh piringan bulan.

Yang selanjutnya adalah gerhana matahari cincin, terjadi ketika bumi terkena lanjutan umbra bulan, dan posisi bulan berada di titik terjauh dari bumi. Dan yang terakhir gerhana matahari hibrida, di mana di satu titik akan nampak seperti gerhana matahari total, sementara di waktu lain akan nampak seperti gerhana matahari cincin.

Sementara jenis-jenis gerhana bulan sendiri ada gerhana bulan penumbra yaitu saat bulan berada di bayangan penumbra bumi. Yang kedua gerhana bulan total, terjadi saat bayangan inti bumi jatuh menutupi bulan, sehingga bulan, bumi dan matahari berada tepat di garis yang sama.

Terakhir ada gerhana bulan persial, di mana bulan, bumi dan matahari tidak sepenuhnya berada di garis yang sama.

Editor terkait:

4. Siklus terjadinya

Yang terakhir, perbedaan gerhana matahari dan gerahana bulan dilihat dari siklus terjadinya. Fenomena gerhana matahari dan gerhana bulan, termasuk peristiwa langkah. Keduanya mempunyai siklus yang berbeda, mulai dari puluhan tahun, ribuan tahun atau bahkan ratusan tahun sekali.

Gerhana matahari baru saja terjadi pada 10 Juni 2021 di wilayah Rusia, Kanada dan Greenland dengan jenis gerhana matahari cincin. Sedangkan gerhana bulan, sudah terjadi sejak 21 Mei 2021 lebih awal dari gerhana matahari. Yang saat itu kita kenal dengan istilah super blood moon.


Temukan lebih banyak konten terkait dengan Pengetahuan Umum atau konten menarik lain di PPPA

Tinggalkan komentar