Perbedaan Cinta dan Sayang Menurut Psikologi

Anda pasti sudah sering mendengar kata cinta dan sayang dari orang lain. Mungkin, anda juga sering mengatakannya kepada orang yang anda cintai atau sayangi. Ada beberapa perbedaan cinta dan sayang menurut psikologi yang mungkin anda ketahui.

Namun, keduanya memiliki kesamaan. Yaitu sebuah perasaan dari hati yang kita berikan kepada seseorang, atau yang orang berikan kepada kita. Semua orang akan merasa bahagia jika menerima perasaan tersebut.

Saat ini, banyak sekali orang yang mengekspresikan perasaan cinta dan sayangnya melalui media sosial. Tapi, apakah anda bisa membedakan yang mana itu cinta dan yang mana itu sayang. Agar anda bisa membedakan keduanya, berikut ini perbedaanya.

Perbedaan Cinta dan Sayang Menurut Psikologi

1. Makna Cinta dan Sayang

Cinta bisa juga disebut sebagai pohon dari rasa sayang. Cinta adalah perasaan sayang lebih dalam dan spesial. Hanya orang-orang spesial yang bisa mendapatkanya. Seperti orang tua, sahabat, atau pasangan kita. Jika anda mencintai seseorang otomatis anda juga menyayanginya.

Sedangkan sayang, bisa juga disebut benih dari cinta. Sayang bisa menjadi cinta jika rasa sayangnya semakin besar. Biasanya rasa ini kita berikan kepada teman, guru, atau orang pernah berbuat baik kepada kita. Namun, saat kita menyayangi seseorang belum tentu kita mencintainya.

Editor terkait:

2. Cinta Memiliki Rasa Kecemburuan, Sedangkan Sayang Tidak

Cinta memiliki rasa kecemburuan. Saat seseorang yang kita cintai lebih memilih yang orang lain daripada kita, munculah rasa cemburu. Yang menimbulkan rasa marah dan takut kehilangan. Misalnya saat pasangan anda jalan berdua dengan mantannya atau saat ibu anda lebih membangga-banggakan kakak anda.

Sedangkan sayang adalah perasaan yang lebih tulus. Saat kita menyayangi seseorang, kita tidak pernah perlu untuk mendapatkan balasan. Misalnya saat kita menolong teman yang sedang kesusahan. Kita tidak pernah meminta balasan, kita melakukannya karena kita menyayanginya sebagai teman.

3. Prioritas

Untuk perbedaan cinta dan sayang menurut psikologi yang ke 3 adalah, saat kita mencintai seseorang, kita akan lebih memprioritaskan dia daripada yang lainnya. Entah itu waktu, tenaga, atau pun uang. Misalnya saat kita sedang bekerja, kemudian ada kabar bahwa orang tua kita sedang sakit. Kita pasti akan berusaha untuk izin agar bisa menemuinya secepatnya.

Sedangkan sayang, kita akan memprioritas dia kalau memang tidak sedang sibuk. Misalnya saat anda bekerja, tiba-tiba ada kabar bahwa teman anda sedang sakit, mungkin anda akan menjenguknya setelah bekerja, atau kalau libur kerja.

4. Cinta lebih sering muncul rasa rindu daripada sayang

Saat kita mencintai seseorang, akan sering muncul rasa rindu kepadanya. Walaupun terkadang baru berpisah beberapa saat saja. Misalnya anda sedang jalan-jalan dengan pacar anda, tapi saat sampai di rumah dan dia pulang kemudian muncul keinginan bertemu kembali. Padahal, anda habis jalan-jalan dengannya seharian.

Sedangkan saat kita menyayangi seseorang, mungkin hanya sesekali muncul rasa rindu. Misalnya tiba-tiba anda rindu dengan teman-teman sekolah anda saat melihat foto-foto masa sekolah. Biasanya perasaan rindu muncul ketika kalian sudah lama sekali tidak bertemu, misal beberapa bulan atau beberapa tahun.

Editor terkait:

5. Saat kehilangan

Terakhir, perbedaan cinta dan sayang menurut psikologi adalah, saat kita kehilangan orang sangat kita cintai, akan muncul rasa sakit yang sangat dalam dan berkepanjangan. Kehilangan orang yang kita cintai juga bisa membuat kita tidak nafsu makan dan malas beraktivitas.

Namun, saat kita kehilangan orang yang kita sayangi, mungkin hanya akan muncul rasa sakit yang dangkal dan biasanya cepat hilang. Mungkin hanya membutuhkan beberapa hari.


Temukan lebih banyak konten terkait dengan Pengetahuan Umum atau konten menarik lain di PPPA

Tinggalkan komentar