Perbedaan Antigen dan PCR

Pandemi belum berakhir. Untuk mendeteksi ada atau tidaknya virus covid-19 yang menyerang tubuh, diperlukan pemeriksaan medis dengan memanfaatkan swab antigen atau PCR (polymerase chain reaction). Masyarakat perlu mengetahui perbedaan antigen dan PCR.

Metode pemeriksaan menggunakan swab antigen menerapkan tes usap atau tes diagnostik. Sementara itu metode pemeriksaan menggunakan PCR merupakan tes amplifikasi asam nukleat atau NAAT.

NAAT adalah nucleic acid amplification test yang cara pemeriksaannya menggunakan sampel dari cairan pernapasan maupun lender dari tenggorokan dan hidung. Bentuk alat PCR mirip dengan cotton bud berukuran panjang.

Perbedaan Antigen dan PCR untuk Deteksi Virus Covid pada Tubuh

1. Cara kerja

Cara kerja pada swab antigen atau tes diagnostik atau tes usap dapat melakukan deteksi pada protein spesifik dari virus corona penyebab covid. Antigen merupakan zat yang bisa melakukan rangsangan pada imun. Zat tersebut berupa polisakarida, protein, dan lain sebagainya. Ketika tubuh terinfeksi virus covid, maka tubuh akan melakukan respon.

Respon tubuh yakni dengan cara mengeluarkan protein spesifik tertentu secara alami. Virus yang merupakan penyebab covid mempunyai antigen yang telah dikenali seperti spike glikoprotein dan nukleokapsid fosfoprotein. Swab antigen bisa mendeteksi keberadaan antigen yang ada dalam tubuh sehingga bisa mengetahui ada atau tidaknya infeksi virus corona.

Sementara itu, cara kerja pada PCR juga bisa mendeteksi fragmen virus atau materi genetik virus covid. Bahkan, ketika seseorang sudah tidak terinfeksi virus pun, PCR tetap bisa mendeteksi. Teknologi pada PCR dapat melihat adanya materi genetic virus menggunakan teknik perbanyakan atau amplifikasi.

Virus covid mempunyai materi genetik berupa rantai tunggal RNA atau asam ribonukleat. Pemeriksaan virus covid menggunakan PCR dilakukan dengan mengubah RNA menjadi DNA atau asam deoksiribonukleat yang mempunyai rantai ganda. Materi genetik virus diperbanyak dengan alat PCR setelah diubah menjadi DNA.

Editor terkait:

2. Metode pemeriksaan

Metode pemeriksaan swab antigen dilakukan dengan cara mengambil sampel lendir atau cairan pernapasan dari bagian tenggorokan atau hidung. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan alat yang menyerupai cotton bud berukuran panjang. Kemudian sampel akan diperiksa dengan ditempatkan pada larutan khusus untuk mendeteksi virus covid.

Perbedaan antigen dan PCR bisa dilihat dari metode pemeriksaan PCR yang berbeda dengan swab antigen. Pemeriksaan dengan PCR dengan cara mengambil sampel lender atau cairan pernapasan dari tenggorokan dan hidung menggunakan alat yang mirip dengan cotton bud berukuran panjang. Setelah pengambilan sampel swab, sampel dimasukkan pada wadah steril.

Kemudian sampel tersebut disegel dan diberikan ke laboratorium untuk diperiksa. Petugas laboratorium akan melakukan isolasi atau ekstraksi materi genetik yang didapatkan dari sampel yang telah diambil. Ketika diperiksa, DNA akan memberikan sinyal berupa cahaya fluoresen jika terdapat virus covid di dalam sampel.

3. Hasil pemeriksaan

Pemeriksaan covid menggunakan swab antigen lebih cepat dibandingkan PCR, dimana hasilnya dapat diketahui hanya dalam waktu 15 menit hingga setengah jam saja. Sementara itu pemeriksaan covid menggunakan PCR lebih lama karena membutuhkan waktu antara sehari hingga seminggu tergantung dengan lokasi serta kapasitas laboraturium.

Editor terkait:

4. Tingkat akurasi

Tingkat akurasi hasil pemeriksaan swab antigen dan PCR sama-sama tinggi, namun perbedaan antigen dan PCR yakni swab antigen kerap memberikan hasil tes negatif yang palsu apabila kadar virus corona yang ada di dalam tubuh termasuk rendah. Sementara itu hasil diagnosis PCR lebih tepat karena hasil pemeriksaannya lebih akurat dalam mendeteksi virus.


Temukan lebih banyak konten terkait dengan Pengetahuan Umum atau konten menarik lain di PPPA

Tinggalkan komentar