Mengapa Katak Disebut Hewan Amfibi

Katak merupakan makhluk hidup yang cukup unik karena sering disebut sebagai hewan amfibi. Hal ini dikarenakan beberapa penyebab, salah satunya yaitu dapat hidup di dua alam.

Katak juga mampu beradaptasi dengan baik terhadap suhu lingkungan habitatnya sehingga bisa tetap bertahan hidup.

Penyebab Mengapa Katak Disebut Hewan Amfibi

1. Hidup di Dua Alam

Katak dapat hidup di dua alam sekaligus yaitu di darat dan perairan. Kemampuan ini tentu tidak dimiliki oleh semua jenis hewan reptil lainnya. Beberapa katak banyak yang menghabiskan hidupnya di perairan daripada daratan, namun ada pula yang banyak di daratan. Hewan tersebut juga mampu beradaptasi dengan baik dalam mencari makan baik di perairan maupun daratan tempat habitatnya.

2. Kulit Lembab

Kulit katak yang lembab membuatnya mampu bertahan dalam perairan yang temperaturnya dingin. Selain itu saat di daratan katak juga tidak kesulitan dalam beradaptasi. Kulit tersebut mempunyai corak yang berbeda-beda mulai dari hijau, hitam, dan masih banyak lagi. Hewan amfibi ini memang mempunyai kelebihan yang menarik untuk dipelajari.

3. Perkembang biakan

Makhluk hidup pasti berkembang biak untuk melanjutkan keturunannya, begitu pula dengan katak yang sering disebut hewan amfibi. Hewan itu berasal dari telur yang berubah menjadi kecebong dengan ukuran sangat kecil. Kecebong ini mempunyai bentuk yang hampir mirip dengan ikan dan habitat hidupnya berada di perairan. Kemudian lambat laun akan berubah menjadi katak muda hingga katak dewasa.

4. Berdarah Dingin

Hewan yang berdarah dingin diketahui bisa menyesuaikan suhu tubuhnya dengan lingkungan habitatnya. Hal ini tentu sangat membantu katak saat berada di wilayah daratan atau perairan. Suhu tubuh yang dapat disesuaikan membuat katak bisa bertahan hidup karena tidak akan mengalami kedinginan atau kepanasan. Sehingga katak sering disebut sebagai hewan amfibi.

5. Struktur Tubuh

Katak mempunyai kulit tubuh yang tipis dan berpori untuk memudahkan beradaptasi pada suhu lembab. Kulit tersebut mengandung kelenjar lendir serta racun yang berguna untuk melindungi diri terhadap serangan musuh. Struktur tubuh bagian depannya lebih kecil daripada bagian belakang. Hal itu dikarenakan katak bergerak dengan cara melompat sehingga membutuhkan bantuan tubuh belakang.

6. Sistem Pernafasan

Katak memiliki paru-paru yang berguna untuk sistem pernafasan saat berada di daratan. Namun saat ada di perairan hewan tersebut menggunakan insangnya agar bisa mengambil pasokan oksigen. Paru-paru dan insang tersebut juga dibungkus dengan kulit katak yang tipis.

7. Cara Bertelur

Pada umumnya telur katak diletakkan dekat kolam atau air yang ditempatinya. Telur itu akan menghasilkan anak katak jika sudah dibuahi dengan baik. Biasanya telur tersebut juga berada pada rumpun untuk melindunginya supaya terhindar dari serangan musuh.

facebook
Twitter
Follow

Tinggalkan komentar