Perbedaan Nabi dan Rasul

Mengenai perbedaan nabi dan rasul mungkin masih banyak belum diketahui oleh umat muslim. Di dalam agama Islam sosok yang patut untuk dijadikan suri tauladan yaitu nabi dan juga rasul.

Segala tingkah laku dan karakter nabi serta rasul sangat pantas untuk dicontoh oleh umat muslim seluruh dunia. Namun, mungkin beberapa dari kita masih bingung apa perbedaan antara nabi dan rasul.

Di dalam artikel ini akan dijelaskan lebih detail lagi apa saja perbedaan antara nabi dan rasul yang perlu untuk diketahui.

Apa Perbedaan Nabi dan Rasul? Berikut Ulasannya.

1. Tujuan Diturunkannya wahyu

Perbedaan yang pertama yaitu tujuan diturunkannya wahyu oleh Allah SWT kepada nabi dan rasul. Nabi memperoleh wahyu yang disampaikan melalui perantara malaikat Jibril untuk digunakan bagi dirinya sendiri. Sedangkan untuk rasul, wahyu yang diturunkan tersebut wajib ia sampaikan kepada para umatnya.

Jadi disini wahyu yang telah diterima oleh para nabi dan kemudian mereka tidak menyampaikan kepada umatnya, maka hal tersebut bukanlah masalah. Namun, wahyu yang diperoleh oleh nabi tersebut perlu diamalkan bagi dirinya sendiri.

Kata nabi sendiri berasal dari kata naba yang mana di sini artinya adalah dari tempat yang tinggi. Sementara pengertian nabi yaitu hamba Allah yang memperoleh kepercayaan, dalam hal ini berupa wahyu yang digunakan untuk dirinya sendiri.

Sedangkan rasul berasal dari kata risalah yang artinya yaitu penyampaian. Rasul ini merupakan seseorang yang diberikan wahyu serta kepercayaan untuk mengamalkan dan menyebarluaskan wahyu yang telah ia peroleh pada para umatnya.

Editor terkait:

2. Tugas yang Diemban

Nabi akan diutus kepada para kaum yang mayoritas di sini telah beriman. Hal tersebut berbeda dengan yang terjadi pada rasul, karena para rasul tersebut diutus pada kaum yang masih menentang keberadaan Allah SWT atau mereka yang kafir.

Dengan mempercayai adanya nabi dan juga rasul adalah kewajiban bagi setiap umat muslim yang ada di dunia. Namun meskipun demikian tak sedikit yang bisa mengerti kedua hal tersebut, sehingga masih bingung perbedaan nabi dan rasul. Tidak semua nabi merupakan Rasulullah namun setiap rasul pastilah nabi.

3. Jumlah

Perbedaan selanjutnya antara nabi dan rasul yaitu terletak pada jumlah. Jumlah nabi sangatlah banyak, yaitu mencapai 124.000 orang, sedangkan untuk jumlah rasul itu sendiri hanyalah 312. Di dalam Alquran terdapat 25 nabi dan rasul yang perlu dan wajib untuk di percayai oleh setiap umat muslim.

Di antara kedua puluh lima nabi dan rasul tersebut, terdapat 5 di antaranya yang memiliki gelar ulul azmi. Gelar tersebut didapat oleh karena para nabi tersebut memiliki keteguhan hati yang sangatlah luar biasa.

Ketabahan mereka sangat mengagumkan, kesabarannya pun seolah tanpa batas, sekalipun mereka tengah memperoleh berbagai macam cobaan dan ujian dari Allah SWT. Kelima nabi dan rasul yang menyandang gelar ulul azmi tersebut antara lain yaitu Ibrahim AS, Nuh AS, Isa AS, Musa AS dan Muhammad SAW.

Editor terkait:

4. Cara Diturunkannya Wahyu

Nabi dan rasul juga memiliki perbedaan dalam hal bagaimana wahyu tersebut diturunkan. Nabi hanya akan memperoleh wahyu tersebut melalui sebuah mimpi, Sedangkan untuk rasul akan memperoleh wahyu dari Allah SWT melalui mimpi dan juga melalui perantara malaikat, serta mereka bisa berkomunikasi dan melihat langsung malaikat yang menjadi perantara wahyu tersebut.

Beberapa nabi ada yang mengalami nasib cukup malang, yaitu dibunuh oleh kaumnya sendiri. Namun untuk rasul yang diutus oleh Allah SWT, tidak ada satupun yang dibunuh, karena memang mereka diselamatkan dari segala percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh kaumnya sendiri, itu juga merupakan salah satu dari beberapa perbedaan nabi dan rasul.


Temukan lebih banyak konten terkait dengan Pengetahuan Umum atau konten menarik lain di PPPA

Tinggalkan komentar