Perbedaan Fisik Antar Masyarakat di Indonesia Disebabkan Oleh Perbedaan

Tentu saja Anda tahu bahwa ras masyarakat di Indonesia cukup berbeda-beda. Perbedaan fisik antar masyarakat di Indonesia disebabkan oleh perbedaan dalam beberapa hal atau faktor.

Klasifikasi ras manusia pada umumnya berkaitan oleh aspek sains, khususnya di bidang sosiologi, biologi, maupun antropologi. Jadi, jangan heran apabila ciri fisik sesama masyarakat Indonesia akan tampak beda.

Bahkan bukan hanya fisik saja yang berbeda, melainkan karakter dan sifat juga berbeda. Namun, perbedaan ini justru menjadi keunikan tersendiri untuk kebudayaan Indonesia.

Perbedaan Fisik Antar Masyarakat di Indonesia Disebabkan Oleh Perbedaan Faktor di Bawah Ini

1. Faktor Lingkungan

Faktor lingkungan jelas memiliki pengaruh dengan tampilan fisik maupun karakter manusia. Masyarakat yang tinggal dan menetap di Indonesia bagian Timur biasanya cenderung mempunyai kulit lebih gelap daripada dengan masyarakat yang tinggal di Jawa.

Hal tersebut disebabkan paparan sinar matahari yang tergolong lebih intens yang kerap terjadi di daerah-daerah seperti Papua. Itulah sebabnya pigmen dan kulit orang Papua pada umumnya akan berwarna gelap sebab sudah membentuk perlindungan yang khusus terhadap adanya sinar ultraviolet dari matahari yang bisa mengakibatkan kulit manusia mengalami kerusakan.

Editor terkait:

2. Faktor Adaptasi

Manusia merupakan spesies puncak yang mempunyai kemampuan beradaptasi terbaik dibandingkan makhluk hidup lainnya dan beberapa bukti evolusi tidak dapat membantah. Nah, dari sekian banyaknya kemampuan beradaptasi yang pernah dilakukan manusia, maka perubahan fisik adalah sebagian hal yang terjadi sebagai akibat dari adaptasi ekstrim tersebut.

Setidaknya terdapat 3 jenis adaptasi yang telah berhasil dialami oleh masyarakat, yaitu tingkah laku, fisiologi, dan morfologi. Kulit menghitam karena paparan sinar matahari merupakan bentuk dari adaptasi morfologi. Sementara adaptasi fisiologi umumnya terjadi karena perbedaan letak geografis dan suhu.

3. Faktor Mutasi DNA

Perbedaan fisik antar masyarakat di Indonesia disebabkan oleh perbedaan mutasi DNA. Mutasi DNA bisa mengakibatkan suatu perubahan untuk manusia, baik perubahan mayor ataupun perubahan minor. Keragaman manusia serta seluruh spesies makhluk hidup yang lain bisa ditelusuri atau dilihat dari urutan basa yang ada di dalam DNA.

Perpaduan banyaknya rantai basa yang telah menyusun DNA tersebutlah yang mengakibatkan perubahan pada karakter genetic dan akhirnya terbentuk keragaman genetika. Keragaman genetika inilah yang mempunyai andil besar untuk menentukan perbedaan fisik maupun karakter seorang manusia.

Sehingga, secara mayor, genetik dan mutasi DNA bisa mengakibatkan penyakit khusus atau kelainan seperti sindrom langka, cacat bawaan, kanker, dan lain-lain. Sementara, pada kasus minor, maka mutasi DNA bisa menyebabkan keragaman genetik yang akan menjadi pembeda antar individu itu sendiri.

Editor terkait:

4. Faktor Genetik

Manusia mempunyai blueprint masing-masing dan hal itu tentu berbeda antara manusia satu dengan yang lain. Setidaknya terdapat 3 jenis unsur pembawa yang ada di dalam diri seseorang, yaitu gen, DNA, dan kromosom.

Genetik juga akan diturunkan mulai dari satu generasi kepada generasi yang selanjutnya. Hal itulah yang menjadikan karakter ataupun sifat mayoritas yang dimiliki oleh suatu keturunan umumnya dapat identik atau sama dengan karakter dari leluhurnya.

Selain itu, setiap gen yang terdapat pada manusia juga bisa mengklasifikasikan manusia dengan berdasarkan golongan darah, ras, karakter, dan beberapa aspek biologis lain. Oleh karena itu, tentu tidak akan heran apabila Perbedaan fisik antar masyarakat di Indonesia disebabkan oleh perbedaan dari faktor genetik juga.


Temukan lebih banyak konten terkait dengan Pengetahuan Umum atau konten menarik lain di PPPA

Tinggalkan komentar