Perbedaan Etika dan Etiket

Hingga saat ini masih banyak yang tidak tahu perbedaan etika dan etiket. Padahal antara kedua istilah tersebut memiliki arti dan makna yang tidaklah sama.

Terlebih untuk masalah penerapannya sehari-hari. Terdapat perbedaan yang cukup mendasar.

Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara etiket dan etika yang dapat memudahkan anda untuk membedakan antara keduanya.

Apa Saja Perbedaan Antara Etika dan Etiket?

1. Berdasarkan definisi

Secara definisi etika mempunyai arti timbul dari sebuah kebiasaan yang mana disini berasal dari Yunani yaitu ethikos. Di dalam KBBI etika adalah ilmu yang di dalamnya mempelajari mengenai hal buruk dan hal baik serta sesuatu yang bersangkut paut dengan kewajiban moral.

Etika di sini juga menjelaskan bahwasannya sistem nilai manusia sebaiknya di dalam sebuah adat kebiasaan, sehingga nantinya dapat terwujud perilaku yang baik dalam kurun waktu yang cukup lama.

Sedangkan untuk etika sendiri mempunyai arti sopan santun yang mana berasal dari Perancis “etiquette”. Di dalam KBBI etiket adalah sebuah tata cara, sebagai contohnya sopan santun dan adat, sehingga memiliki korelasi yang baik antara sesama masyarakat di dalam kehidupan sehari-hari.

Editor terkait:

2. Berdasarkan Lingkup

Ruang lingkup untuk etika bisa berlaku di mana saja, kapan saja dan kepada siapa saja. Seperti dalam pergaulan dengan orang lain. Ambil contoh di sini yaitu tindakan seperti mencuri ataupun membunuh adalah perbuatan yang sangat dilarang sekalipun tidak ada saksi yang melihat hal tersebut.

Sedangkan untuk etiket sendiri ruang lingkup berlaku di dalam waktu tertentu ketika terdapat orang lain yang menyaksikan atau terdapat saksi mata yang melihat kejadian yang dilakukan.

Seperti contohnya yaitu bersendawa setelah makan. Saat disini Anda tengah bersama orang lain, maka hal tersebut sangat tidak sopan untuk dilakukan, namun jika disini Anda tengah sendirian, maka hal tersebut wajar saja dilakukan.

3. Berdasarkan Sifat

Untuk perbedaan etika dan etiket selanjutnya yaitu berdasarkan sifat. Dalam etika, jika Anda berbuat baik, maka nantinya akan memperoleh pujian. Sedangkan ketika Anda berbuat buruk akan memperoleh hukuman dan sanksi. Di dalam etika ini sifatnya tidak dapat ditawar-tawar dan sudah pasti.

Seperti contohnya larangan dalam membunuh. Ketika Anda belum melakukan tindak pembunuhan, maka disini Anda akan memperoleh hukuman penjara.

Sedangkan untuk etiket di sini sifatnya tidak permanen. Dalam etiket, jika suatu tindakan dalam sebuah budaya bisa dianggap sopan. Sedang di budaya lain belum tentu mempunyai anggapan yang sama.

Seperti contohnya disini beberapa orang menganggap bahwasannya makan tanpa memakai sendok merupakan hal yang tidak sopan untuk dilakukan. Namun, di beberapa tempat mungkin hal tersebut wajar untuk dilakukan.

4. Berdasarkan Hubungan

Etika disini selalu berkorelasi dengan cara bagaimana dilakukannya perbuatan yang bisa menimbulkan norma tersebut. Seperti contohnya ketika Anda mengambil sesuatu tanpa seizin dari pemilik, maka tindakan itu sama dengan Anda mencuri.

Sedangkan etiket sendiri berhubungan dengan cara dari tindakan yang perlu dilakukan masyarakat. Seperti contohnya ketika Anda ingin menyerahkan sesuatu pada orang lain, maka disini Anda perlu memberikannya dengan menggunakan tangan sebelah kanan. Jika memakai tangan kiri maka disini Anda akan dianggap sebagai orang yang tidak sopan.

Editor terkait:

5. Berdasar Sudut Pandang

Etika mempunyai sudut pandang dengan melihat orang dari batiniah atau segi dalamnya. Seperti contohnya seseorang yang telah melakukan tindak kejahatan akan selalu dianggap sebagai seorang penjahat sekalipun mempunyai tutur bahasa yang sopan.

Sedangkan untuk etiket sendiri, mempunyai sudut pandang yang menilai seseorang dari segi lahiriyah atau dari segi luar, sekalipun mereka memiliki kemungkinan bersifat munafik atau palsu. Penilaian dari sudut pandang merupakan salah satu perbedaan etika dan etiket.


Temukan lebih banyak konten terkait dengan Pengetahuan Umum atau konten menarik lain di PPPA

Tinggalkan komentar