Perbedaan Bibir yang Sudah Ciuman dan yang Belum

Bagi mayoritas orang di Indonesia ciuman merupakan sesuatu yang tabu dan dianggap tercela jika dilakukan oleh pasangan di luar pernikahan. Tak heran, tidak jarang orang akan mencari tahu perbedaan bibir yang sudah ciuman dan yang belum ketika hendak lanjut ke jenjang lebih serius.

Situasi itu terjadi karena negara kita lebih condong kepada mengadopsi budaya ketimuran. Ada stigma di kalangan masyarakat bahwa orang yang baik tidak akan berhubungan fisik secara berlebihan sebelum terjadinya pernikahan.

Terlepas dari benar dan salah menurut hukum moral, sebenarnya hal itu berkaitan dengan masalah preferensi.

4 Indikator Perbedaan Bibir yang Sudah Ciuman dan yang Belum

1. Garis bibir

Orang yang sudah berciuman di bibir biasanya akan memiliki garis-garis bibir dikarenakan kulit rusak akibat gesekan. Sementara bagi mereka yang belum pernah berciuman sama sekali, biasanya tidak memiliki garis bibir menonjol. Tidak dapat dimungkiri memang, aktivitas semacam ini ternyata punya efek buruk terhadap bibir.

Untuk menghilangkan garis-garis tersebut, tidaklah mudah butuh perawatan ekstra. Pasalnya, pigmen kulit telah mengalami kerusakan sehingga sulit untuk diperbaiki. Namun, sulit tentu saja bukan berarti mustahil dilaksanakan. Semua itu kembali lagi pada ketersediaan budget. Apapun bisa dilakukan di era modern seperti sekarang asalkan ada biaya yang mencukupi.

Editor terkait:

2. Warna alami bibir

Meski tidak selalu, tetapi terkadang warna bibir yang tidak merah bisa jadi salah satu indikator untuk mengetahui bahwa seseorang pernah berciuman. Merah yang dimaksud di sini tentu saja merah alami. Karena terjadinya ciuman ternyata bisa memudarkan warna tersebut akibat hilangnya pigmen pendukung.

Sebetulnya, hal ini tidak bisa dijadikan indikator mutlak dalam mengetahui perbedaan bibir yang sudah ciuman dan yang belum karena faktanya ada orang dengan kulit cenderung gelap sejak lahir. Lagi pula, warna bibir di masa kini sudah bisa ditutupi menggunakan produk kecantikan seperti lipstick.

Hanya saja, sebagai salah satu indikator, tampaknya akan berbeda orang yang memang kehilangan warna merah alami bibir atau demikian adanya sejak lahir. Dengan kata lain, Anda sendiri yang harus pintar mendeteksi atau mencari tahu jika memang diperlukan.

3. Keindahan bibir berkurang

Tidak bisa dimungkiri, bibir adalah salah satu anggota tubuh yang kerap mengundang pandangan mata. Setiap orang tentunya menginginkan tampilan bibir yang menawan, terlihat segar, dan merona. Bahkan, tidak jarang sampai rela melakukan apa pun, misalnya sulam bibir atau operasi. Siapa mengira, hilangnya keindahan bibir ternyata bisa jadi salah satu ciri orang pernah berciuman.

Pasalnya, aktivitas ciuman dapat merusak lapisan kulit bibir yang relatif sensitif. Indikator ini sekaligus menjadi pertanda apakah seseorang cukup sehat atau tidak. Saat penampilan alami bibir seseorang tetap terlihat indah, besar kemungkinan belum pernah berciuman.

Editor terkait:

4. Hilangnya rasa canggung

Ini bisa jadi indikator paling mendekati akurat, yakni canggung atau tidak saat berciuman. Seseorang yang belum pernah ciuman otomatis pasti akan merasa gugup saat harus melakukannya pada kali pertama.

Seiring meningkatnya intensitas ciuman, kecanggungan itu pun perlahan memudar. Ibarat kata, praktik membuat seseorang terbiasa, tidak terkecuali dalam aktivitas ciuman.

Sebaliknya, jika seseorang ahli saat berciuman, besar kemungkinan sudah pernah melakukannya. Pada akhirnya, belum ada indikator pasti untuk mendeteksi perbedaan bibir yang sudah ciuman dan yang belum. Karena itu, cara paling sederhana namun akurat untuk mengetahuinya adalah bertanya langsung kepada subjek yang bersangkutan.


Temukan lebih banyak konten terkait dengan Pengetahuan Umum atau konten menarik lain di PPPA

Tinggalkan komentar