Mengapa Pembangunan Belum Merata Sampai ke Daerah Perbatasan

Sejak jaman penjajahan hingga saat ini, Indonesia mengalami perkembangan terkait pembangunan. Pembangunan yang dilakukan di Indonesia pada jaman penjajahan lebih fokus terhadap pengembangan infrastruktur yang bermanfaat untuk kebutuhan perdagangan dan keperluan lain bagi para penjajah.

Semenjak diberlakukannya otonomi daerah, pemerintah daerah di berbagai wilayah Indonesia memiliki kewenangan terkait pembangunan ini, namun belum merata ke daerah perbatasan.

Alasan yang Mendasari Belum Meratanya Pembangunan Hingga ke Daerah Perbatasan?

1. Daerah perbatasan minim perhatian

Istilah ‘perbatasan’ disematkan pada daerah-daerah yang lokasinya berada di wilayah perbatasan negara Indonesia dan negara yang lain. Akses menuju ke daerah-daerah perbatasan cukup sulit untuk dijangkau sehingga tidak banyak mendapatkan perhatian maksimal seperti daerah lainnya yang letaknya mudah dijangkau. Karena minimnya perhatian, maka daerah-daerah perbatasan jarang mendapatkan perhatian khusus terkait pembangunan.

2. Daerah perbatasan termasuk daerah dengan isolasi geografis

Selain minimnya perhatian karena aksesnya sulit dijangkau, daerah perbatasan juga termasuk dalam daerah yang memiliki isolasi geografis. Sehingga adanya isolasi geografis yang berpadu dengan rendahnya aksebilitas menjadi sebuah perpaduan yang sempurna bagi daerah perbatasan. Karena dua hal tersebut membuat daerah-daerah perbatasan kesulitan mendapatkan pembangunan.

3. Memiliki keberagaman kondisi geografis

Bentuk negara Indonesia adalah kepulauan sehingga terdapat banyak pegunungan atau gunung. Di wilayah pegunungan, kondisi medannya berliku, lereng gunungnya curam, serta memiliki ancaman bencana seperti tanah longsor. Beberapa hal tersebut membuat pemerintah kesulitan untuk melakukan pembangunan di daerah-daerah dengan kondisi tersebut.

4. Masyarakat belum dapat menerima perubahan terkait pembangunan

Masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan banyak yang belum mendapatkan sosialisasi terkait pembangunan. Terkadang pembangunan dianggap sebagai perusak lingkungan karena pembangunan pasti membutuhkan lahan yang luas agar dapat dilangsungkan. Lahan tersebut bisa didapatkan dari persawahan atau tanah kosong milik masyarakat. Sehingga pembangunan sering terhambat karena masyarakat belum dapat menerima perubahan.

5. Infrastruktur sebagai penghubung wilayah masih minim

Daerah perbatasan memang termasuk kawasan yang sulit dijangkau. Terlebih lagi jika lokasinya berada di pelosok negeri. Pembangunan infrastruktur seperti jembatan penghubung, jalan aspal, bandara, dermaga sangat jarang ditemukan di daerah perbatasan. Mayoritas pemerintah lebih menitikberatkan daerah-daerah yang masih bisa dijangkau meskipun lokasinya jauh dari kota.

6. Kurangnya pendidikan di daerah perbatasan

Di Indonesia sendiri masih banyak daerah perbatasan yang belum mengenyam pendidikan. Pemikiran yang kreatif dan inovatif terasa sulit ditemukan pada masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan. Oleh karena itu, pembangunan belum merata hingga daerah perbatasan bisa disebabkan oleh faktor ini. Masyarakat setempat belum dapat berpikir secara maju sehingga pemerintah belum bisa melakukan pembangunan dengan kondisi tersebut.

7. Tidak ada akses untuk melakukan pergerakan di daerah perbatasan

Masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan tampak sangat nyaman berada di daerah yang mereka tinggali. Minimnya pendidikan juga berpengaruh terhadap kurangnya pergerakan masyarakat untuk menginginkan pergerakan di wilayahnya. Bahkan mirisnya, masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan wilayah Papua masih mengedepankan budaya jaman dahulu dimana mereka akan melukai setiap orang asing yang masuk ke wilayah mereka.

8. Pemerintah tidak cukup dana untuk melakukan pembangunan

Tidak sedikit pemerintah daerah perbatasan yang belum memiliki cukup dana untuk melakukan pembangunan di wilayah mereka. Upaya yang dilakukan adalah menulis permohonan pada pemerintah pusat agar mendapatkan suntikan biaya. Namun, ada beberapa daerah perbatasan yang tidak kunjung mendapatkan suntikan biaya tersebut.

Temukan lebih banyak konten terkait dengan Pendidikan atau konten menarik lain di PPPA

facebook
Twitter
Follow

Tinggalkan komentar