Mengapa Kita Harus Percaya Kepada Nabi Dan Rasul

Dalam Islam terdapat Nabi dan Rasul, keduanya memiliki peran yang berbeda dalam menyebarkan agama Islam. Namun, terdapat alasan mengapa kita harus percaya kepada nabi dan rasul.

Rasul sendiri merupakan orang yang ditugaskan untuk menyampaikan pesan kebaikan kepada suatu kaum, bisa juga untuk seluruh umat manusia. Kebaikan yang dimaksud adalah perintah untuk menyembah Allah dan menjauhi berbagai larangan-Nya.

Berbeda dengan Rasul, Nabi juga memiliki tugas yang sama, namun dengan lingkup yang lebih kecil. Para Nabi menerima pesan dari tuhan untuk dirinya sendiri atau untuk keluarganya saja. Meskipun memiliki peran yang berbeda, Anda tetap harus percaya dan mengimani keduanya.

Alasan Mengapa Kita Harus Percaya kepada Nabi dan Rasul dalam Islam

1. Kewajiban Mutlak Umat Islam

Mereka yang beragam Islam tentu mengetahui mengenai rukun iman dan rukun Islam. Kedua rukun tersebut merupakan hal-hal yang harus dilakukan oleh umat Islam sebagai tanda bahwa mereka mentaati perintah Allah.

Percaya dan mengimani Nabi dan Rasul merupakan rukun iman yang keempat. Jika ada seorang muslim yang tidak mempercayai rukun iman, maka keimanan orang tersebut perlu dipertanyakan.

Sebelum beriman kepada Nabi dan Rasul, ketiga iman yang juga harus dipenuhi oleh seorang muslim adalah percaya kepada Allah sebagai tuhan, percaya kepada malaikat dan ketiga adalah percaya kitab-kitab yang diturunkan pada Rasul Allah.

Editor terkait:

2. Lebih Mendekatkan Diri Kepada Tuhan

Nabi dan Rasul bukanlah orang sembarangan, melainkan mereka orang yang terpilih dan kekasih Allah. Beriman dan percaya kepada mereka merupakan salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.

Ini juga bukti bahwa umat Islam juga mencintai apa yang telah diperintahkan oleh Tuhan dan merupakan salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dengan percaya dan dekat pada Tuhan, maka kehidupan seseorang menjadi lebih mudah.

Inilah salah satu alasan penting mengapa kita harus percaya kepada nabi dan rosul dalam Islam. Selain sebagai rukun iman, percaya dan yakin terhadap apa yang diajarkan oleh Nabi dan Rasul mendekatkan manusia dengan Tuhan.

3. Teladan dalam Menjalani Kehidupan

Selama hidupnya, Nabi dan Rasul menjalani kehidupan yang tidak jauh berbeda dengan manusia kebanyakan. Dari kehidupan yang telah mereka lakukan, maka umat Islam bisa mengambil hikmah dan teladan yang baik.

Salah satu ajaran penting yang patut dicontoh dari Nabi dan Rasul adalah menerima dan mensyukuri apapun yang diberikan oleh Allah, entah itu hal yang baik atau buruk. Tidak semua manusia memiliki sifat yang demikian dan sifat ini merupakan sifat yang patut dicontoh.

Ada banyak hikmah baik yang bisa diambil dari kisah Nabi dan Rasul, misalnya memiliki sifat yang sabar seperti Nabi Ayub. Kekayaan yang dimiliki oleh Nabi Sulaiman tidak membuatnya sombong, begitu pula dengan kisah Nabi dan Rasul lain yang menyentuh hati.

Editor terkait:

4. Memberikan Motivasi Hidup

Kisah kisah yang telah didapatkan dari kehidupan Nabi dan Rasul memberikan manfaat yang besar bagi manusia, terutama terkait dengan motivasi untuk hidup. Ambil contoh Nabi Muhammad, ia memiliki sifat yang mulia dan menginspirasi banyak orang dengan sifatnya.

Inilah pentingnya mengapa kita harus percaya kepada Nabi dan Rosul dalam Islam. Tidak hanya memberikan efek positif bagi diri sendiri, namun juga memperkuat iman yang dimiliki. Sebagai umat Islam, dianjurkan pula untuk memiliki sifat sifat mulia sebagaimana para Nabi dan Rasul.


Temukan lebih banyak konten terkait dengan Pengetahuan Umum atau konten menarik lain di PPPA

Tinggalkan komentar