Mengapa Indonesia Menjadi Pusat Jalur Lalu Lintas Dunia

Indonesia merupakan negara Kepulauan terbesar di dunia. Jumlah pulau yang ada negara ini bahkan mencapai ribuan baik pulau besar maupun kecil. Secara geografis, wilayah Indonesia berada di posisi paling menguntungkan.

Sebab terletak di persimpangan antara dua benua yakni Benua Asia dan Benua Australia. Selain itu Indonesia juga berada di antara dua Samudra besar yakni Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Tak ayal negara ini telah lama menjadi pusat jalur lalu lintas dunia.

7 Alasan Mengapa Indonesia Menjadi Pusat Jalur Lalu Lintas Dunia

1. Jalur pelayaran utama

Indonesia telah lama menjadi jalur pelayaran yang menghubungkan banyak negara. Terhitung telah ada beberapa rute pelayaran yang banyak di lintasi sebagai jalur pelayaran dunia. Contohnya ada pada jalur pelayaran utama yang mana menghubungkan Eropa, Amerika Utara dan Asia Pasifik. Jalur ini umumnya melalui Selat Malaka, Terusan Panama dan Terusan Suez. Jalur ini banyak di manfaatkan sebagai akses dalam pedalangan dunia.

2. Jalur pelayaran pendukung

Selain sebagai jalur pelayaran utama, Indonesia juga dikenal mampu mengakses wilayah-wilayah lain lebih luas lagi. Jalur pelayaran pendukung ini mampu menghubungkan beberapa negara atau wilayah ini dari berbagai arah. Misalnya via Selat Malaka yang dapat menjadi rute penghubung antara Afrika, Eropa serta Timur Tengah. Ada pula akses melalui Selat Makassar atau Selat Lombok yang menghubungkan Eropa, Australia, Selandia Baru dan lain-lain.

3. Berada di antara dua Benua

Indonesia berdiri di posisi yang sangat strategis. Sebab letak geografis negara ini berada di dua benua langsung yakni Benua Asia dan Australia. Faktor itu pula yang membuat akses perdagangan dunia harus melewati negara maritim ini. Dengan luas lautan mencapai 3,3 km2 tak ayal jalur perairan menjadi arus lalu lintas dunia yang strategis.

4. Berada di antara dua Samudra

Indonesia tidak hanya berada di antara dua Benua saja, melainkan tepat di antara dua Samudra besar yakni Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Dengan letak yang strategis demikian maka tak mengherankan bila negara ini menjadi poros lalu lintas dunia. Berada di persilangan dua Samudra besar serta dua Benua membuat kemudahan akses arus pelayaran dunia semakin mudah.

5. Jalur perdagangan dunia

Letak geografis yang strategis membuat banyak keuntungan diperoleh oleh Indonesia. Di antaranya ialah menjadi jalur perdagangan dunia. Fakta demikian bahkan telah berlangsung sejak jaman dahulu. Wilayah Indonesia telah lama menjadi jalur kapal-kapal dari negara lain yang hendak menjajakan dagangannya ke berbagai penjuru dunia.

6. Berbatasan langsung dengan beberapa negara

Letak Indonesia berada di wilayah yang sangat strategis. Fakta mengatakan bahwa luas lautan Indonesia hampir mencapai 2/3 dari seluruh wilayah negara dimana sekitar lautan berbatasan dengan negara lain. Bahkan beberapa di antaranya berbatasan langsung seperti Malaysia, Singapura, Australia, dan Brunei. Kondisi demikian memudahkan banyak negara itu untuk saling melakukan perdagangan. Proses ekspor dan impor pun semakin cepat dengan arus pelayaran serta perdagangan yang ada.

7. Relasi dengan negara lain yang cukup bagus

Alasan lain dari Indonesia menjadi jalur lalu lintas dunia ialah relasi dengan negara lain yang cukup bagus. Komunikasi dengan negara lain terus terjalin dengan baik sehingga hubungan Internasional berlangsung harmonis. Bahkan Indonesia mendapat pengaruh positif juga dari transportasi yang menjadi lebih maju.

Temukan lebih banyak konten terkait dengan Pendidikan atau konten menarik lain di PPPA

facebook
Twitter
Follow

Tinggalkan komentar