Mengapa Harga Barang yang Sampai Kepada Konsumen Menjadi Mahal

Barang atau produk yang harganya mengalami kenaikan biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya yaitu adanya biaya produksi, biaya pengangkutan, biaya tenaga kerja, dan masih banyak lagi. Selain itu harga dari pabrik yang sampai ke toko juga membuat penjual harus memperhitungkan keuntungan yang sesuai.

Alasan Harga Barang yang Sampai Kepada Konsumen Menjadi Mahal

1. Biaya Distribusi

Biaya distribusi yang meliputi biaya tenaga kerja dan biaya administrasi lainnya diperkirakan dapat membuat harga barang menjadi mahal. Penjual akan memperhitungkan biaya tersebut dan menambahkannya pada harga jual agar tidak rugi. Semakin tinggi biaya distribusi maka harga barang juga semakin naik. Hal tersebut memang sangat berpengaruh dalam proses jual beli.

2. Ongkos Transportasi

Barang atau produk yang dijual biasanya membutuhkan ongkos transportasi dalam memasarkannya. Dalam hal ini biaya pengangkutan produk jadi dikirimkan dari pabrik ke pasar. Hal itulah yang membuat harga jual barang menjadi mahal saat sampai di tangan konsumen. Pada beberapa toko juga menawarkan barang diantarkan langsung ke rumah pembeli sehingga butuh biaya tambahan.

3. Kualitas

Kualitas barang yang bagus akan sangat berpengaruh terhadap harga jual yang mahal. Konsumen tentu akan senang dengan kualitas barang tersebut. Pembeli juga harus bisa membedakan barang dengan kualitas tinggi dan rendah sekaligus membedakan harganya. Jika sudah bisa membedakannya, tentu Anda dapat membeli produk kualitas bagus meskipun harganya mahal.

4. Keuntungan

Barang jadi yang berasal dari pabrik dan dipasarkan ke toko memiliki harga tersendiri. Kemudian toko tersebut akan menjual kepada konsumen dengan harga yang sedikit tinggi. Hal tersebut dikarenakan pasar atau toko ingin memperoleh keuntungan dari harga jual produk. Sehingga penjual tidak mengalami kerugian dan perhitungan keuntungan sesuai dengan harga jual dari pabrik.

5. Permintaan Naik

Setiap tahun biasanya ada trend baru mengenai barang atau produk jadi. Hal itu membuat permintaan konsumen naik karena banyak yang mengincar barang tersebut. Jika peristiwa tersebut terjadi, maka harga jual di pasaran pun ikut mahal. Tak hanya itu, permintaan yang naik juga akan mempengaruhi biaya distribusi lainnya menjadi tinggi.

6. Selera Konsumen

Setiap konsumen pasti mempunyai selera berbeda-beda dalam memilih barang. Selain itu jika ada produk yang baru tentu akan membuat selera pembeli berubah. Tumbuhnya selera baru tersebut bisa mempengaruhi harga jual menjadi mahal saat sampai di tangan konsumen.

7. Prediksi

Prediksi kondisi masa depan mengenai suatu produk biasanya sudah diperhitungkan oleh penjual. Jika suatu saat produk tersebut memiliki peminat konsumen yang banyak, maka barang akan semakin langka. Hal tersebut tentu membuat harga produk menjadi mahal karena biaya pembuatan dan tenaga kerja juga meningkat.

facebook
Twitter
Follow

Tinggalkan komentar