Efek Samping Vitamin B Kompleks

Vitamin B complex kerap dipakai oleh klinis untuk diberikan kepada pasien yang berdefisiensi vitamin B. Penyebab dari defisiensi vitamin B antara lain karena penuaan, luka bakar, penggunaan alkohol, malnutrisi, dan malabsorpsi.

Sebuah uji klinis pun melaporkan jika suplementasi vitamin B complex bisa membantu untuk menghilangkan gejala pasien yang mengidap polineuropati alkoholik. Selain itu, juga bagus dalam mendukung sistem imun serta metabolism tubuh.

Vitamin ini biasanya bisa ditemukan pada ikan, daging merah, sayur-mayur, biji-bijian, nasi, produk olahan susu, dan telur. Vitamin B complex ini merupakan grub dari gabungan beberapa vitamin B.

Apa Itu Vitamin B Complex?

  • Kandungan vitamin B complex : Vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, B12
  • Golongan : Obat bebas
  • Kategori : Vitamin dan suplemen
  • Manfaat vitamin B complex : Membantu kinerja fungsi tubuh
  • Digunakan oleh : Orang dewasa
  • Kategori kehamilan dan menyusui : Vitamin ini tidak tercantum dengan spesifik pada kategori TGA dan FDA untuk pemakaian pada kehamilan. Vitamin tersebut diekskresikan ke ASI untuk ibu yang menyusui.
  • Bentuk obat : Injeksi dan Oral

Editor terkait:

Dosis dan Aturan Pakai Vitamin B Complex

Dosis parenteral orang dewasa yaitu 0.25 – 2 ml secara injeksi intravena atau intramuscular perlahan. Bisa diberikan sekitar 2 – 3 kali dalam satu minggu. Untuk pemberian dosis yang tinggi lebih baik dilarutkan memakai infus.

Cara Mengonsumsi Vitamin B Complex dengan Benar

Konsumsilah vitamin B complex sesuai dengan anjuran dokter atau aturan pakai yang sudah tertera dalam kemasan. Waktu terbaik dalam mengonsumsinya yaitu sesaat sesudah Anda bangun tidur, terutama ketika perut masih kosong.

Anda wajib menyimpan vitamin B complex di tempat yang jauh dari jangkauan anak kecil. Jangan lupa menutup wadahnya dan di tempat yang suhu ruangan.

Editor terkait:

Kontradiksi dan Peringatan Vitamin B Complex

Vitamin B complex tergolong cukup aman apabila dikonsumsi. Untuk kontradiksi pemakaiannya yaitu jika pasien mempunyai riwayat alergi dengan obat tersebut ataupun komponennya.

Perlu diingat jika produk vitamin B complex ini tidak dapat menggantikan program diet harian. Alangkah lebih baik lagi untuk mengonsumsi vitamin tersebut secara alami serta bersumber dari makanan yang sehat dan bervariasi seperti sayur, kacang, biji-bijian, ikan, daging, unggas, hati, susu, telur, kerang, dll.

Efek Samping & Interaksi Vitamin B Complex

Sebetulnya, vitamin B complex terbilang jarang menemui efek samping. Adanya kandungan pyridoxine di dalam vitamin B complex tersebut dilaporkan memiliki interaksi dengan levodopa.

Berbagai macam efek samping vitamin B complex yang mungkin saja bisa terjadi antara lain seperti syok anafilaktik, thrombosis vascular perifer, polisitemia vera, dan diare ringan. Rasa nyeri dan tidak nyaman juga bisa dirasakan dalam pemberian intramuscular.

Temukan lebih banyak konten terkait dengan Efek Samping atau konten menarik lain di PPPA

Tinggalkan komentar