Arsip Berita | April 2017
Sharing Business Sambut Milad Satu Dekade

  06 April 2017    537

Surabaya (1/4)– Alhamdulillah, rangkaian acara Milad Satu Dekade telah terlaksana dengan lancar. Diawali dengan kegiatan Mobile Qur’an (MoQu) ke Pelosok Mojokerto, PPPA Daarul Qur’an Surabaya menutup rangkaian milad dengan kegiatan Talkshow &Sharing Business (Diskusi Bisnis)di Graha Pena Surabaya. Dalam kesempatan ini, pemberian plakat tanda terima kasih kepada dua puluh lima simpul, donatur dan mitra-mitra juga dilakasanakan.

Direktur Utama PPPA Daarul Qur’an Anwar Sani bersama istri hadir dalam kegiatan tasyakuran yang melibatkan perwakilan donatur atau simpul dan seluruh mitra PPPA cabang Surabaya. Ustad Sani sapaan akrabnya, mengawali pembicaraan dengan mengutip dua ayat Alqur’an tentang pentingnya sedekah. Ia juga menyinggung Hari Sedekah Nasional (Harsenas) yangjatuh pada 27 April mendatang. “Insyaalah nanti pada 27 April,kita harus bersemangat untuk menjadi pelopor sedekah nasional,” ujarnya disambut riuh tepuk tangan peserta yang hadir.

Pada sesi sharing business, PPPA Daarul Qur’an Surabaya menghadirkan penguasaha inspiratif Budi Hartawinata. Seorang penguasaha baja yang memiliki ribuan karyawan dan memiliki pabrik di beberapa lokasi di Indonesia. Sosok inspiratif ini dikenal bersahaja, hal ini karena ia berawal sebagai seorang tukang las yang kini menjadi bos konstruksi baja. Pemilik PT. Artha Mas Group tersebut juga terbilang unik, ia menekankan kepada seluruh karyawan tentang pentingnya sholat di awal waktu dan berjam’ah.

Dalam video singkat yang ia sampaikan, jelas terpampang di area pabrik kontruksi seluas 20 meter persegi tulisan, “Utamakan Sholat dan Keselamatan”.Tidak hanya sebatas semboyan belaka, Budi juga sering didapati memimpin sholat berjama’ah bersama karyawan. Hal ini ia lakukan meskipun ia sadar bahwa dengan berhentinya pekerjaan dan mematikan mesin selama 15 menit saja, maka ia akan rugi sekitar Rp20-30 juta.

Narasumber lainnya, Teddy Rachman, pemilik Martabak Hawaii asal Sampang, Jawa Timur. Ia membagikan kisahnya tentang keajaiban sedekah yang mulai ia geluti sejak mendengarkan ceramah Ustad Yusuf Mansur. Teddy menyampaikan kepada peserta bahwa sedekah terbaik adalah di saat kita terpuruk. “Sedekah terbaik itu, ya ketika kita dalam keadaan terpuruk,” ujarnya meyakinkan peserta yang hadir. Hal tersebut telah ia buktikan hingga kini bisnisnya terus tumbuh hingga puluhan outlet di berbagai daerah.

Hal serupa juga dikisahkan Bambang Wijayanto, seorang pengusaha LPG di Surabaya. Sementara narasumber lainnya, Meilinda Achmad, seorang Trainer Edufutureship, yang menyampaikan materi “The Outstanding Service”. Ia menjelaskan tentang pentingnya servise yang tidak hanya excellent melainkan outstanding. “Bapak ibu, sebagai owner, kita tidak bisa memberikan service atau pelayanan yang excellent, tidak hanya itu, tapi bahkan outstanding, lebih dari excellent,” ucapnya..

Terima kasih atas kehadiran para tamu undangan, perwakilan donatur, para Simpul Sedekah, Mitra Media, Mitra Korporasi, serta kawan-kawan LAZ se-Surabaya.Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah mendukung dan bersama-sama ikhtiar mewujudkan cita-cita PPPA Daarul Quran dalam "Membangun Indonesia dengan Al-Quran".



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..