Arsip Berita | Maret 2017
Pendadaran Calon Pemimpin Perubahan

  01 Maret 2017    557

"Beri aku 10 pemuda niscaya akan ku guncangkan dunia"

Tentu tak asing dengan kalimat yang terlontar dari pidato Presiden Republik Indonesia pertama Ir Soekarno. Kalimat yang mengandung makna besar. Dengan menggambarkan 10 pemuda saja, ia begitu yakin mampu mengguncang dunia. Pidatonya pun mengobarkan semangat juang bagi pemuda Indonesia. 

Jika ingin merubah dunia maka mulailah dengan menaruh harapan kepada generasi muda. Semangat itulah yang mendorong PPPA Daarul Qur'an mencetak kader muda penggerak dakwah dan perubahan. Melalui program Beasiswa Tahfizh Qur'an (BTQ) for Leaders, sebanyak 68 mahasiswa terjaring dari 22 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia.

Beasiswa yang mereka dapat, tak hanya mencetak mereka menjadi mahasiswa berprestasi berkarakter Qur'an tapi juga melahirkan pemimpin-pemimpin peradaban.‎ Menyiapkan anak-anak muda untuk jadi kesatria, agar ke depan Islam mencapai kejayaannya.

Para peserta diberikan pelatihan dalam rangkaian acara "Jambore dan Pendadaran Kader Dakwah Masyarakat" sejak 27 Februari hingga 1 Maret 2017 yang berlokasi di Bumi Perkemahan Mandalawangi, Cianjur Jawa Barat. Mereka ditatar selama tiga hari untuk dapat pembekalan jadi pemimpin masa depan.

Sejak pukul 03.00 WIB para peserta sudah beranjak dari tenda-tenda tempat ‎mereka tidur, bergegas mengambil air wudhu agar tak tertinggal Qiamul Lail berjamaah. Usai salat Shubuh para mahasiswa dari 22 PTN yang InsyaAllah hafidz Qur'an ini menyetorkan hafalannya kepada ustadz-ustadz pembimbing.

Jambore dan Pendadaran Kader Dakwah Masyarakat ini, bukan sekadar kemah biasa. Para peserta digembelng jadi petarung-petarung tangguh di masa depan yang bisa merawat dan melakukan perubahan untuk Indonesia.

"Teknologi yang berkembang saat ini membuat anak-anak muda menjadi pribadi yang tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Dilemahkan oleh handphone, menjadi budak-budak kebohongan," ujar Direktur Utama PPPA Daarul Qur'an, M. Anwar Sani saat memberikan materi "Bedah Jiwa" kepada para peserta.

Karenanya,‎ lulusan BTQ nantinya akan ditantang membangun komunitas dan lingkungan disekitarnya, menyelesaikan permasalahan-permasalahan masyarakat. Mereka akan jadi pionir-pionir untuk membangun Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik dan berkarakter Qur'an.

"Kalian kami undang ke sini, mendapat beasiswa, bukan hanya untuk diri sendiri. Tapi kalian menghibahkan diri kalian untuk peradaban, untuk Islam. Kita sedang berjuang untuk merawat negeri ini. Jangan sampai kita jadi budak di negeri sendiri," tutur M. Anwar Sani selaku Direktur Utama PPPA Daarul Qur'an.

‎BTQ for Leaders merupakan salah satu upaya PPPA Daarul Qur'an, dimana tak hanya menciptakan kader-kader berjiwa Qur'an tapi juga pemimpin masa depan yang menerapkan Al Qur'an di setiap lini kehidupan. Dari amanah sedekah donatur melalui PPPA Daarul Qur'an, calon-calon penggerak dakwah dan perubahan ini lahir.

Harapan besar kepada mereka akan memimpin bangsa menuju kepada kejayaan. Luar biasanya sedekah para donatur bahwa mereka tengah menyiapkan bibit terbaik untuk sebuah peradaban yang lebih baik.



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..