Arsip Berita | Juli 2014
Asyiknya Ujian Semester Santri Rumah Tahfidz

  08 Juli 2014    1,994

Matahari belum terbit sepenuhnya. Pagi masih remang. Udara segar Kota Malang menyusup ke bilik-bilik kamar Rumah Tahfidz Daarul Quran Putri di Sukun, saat Saidah Nafisah, salah satu santri sedang mempersiapkan diri untuk menjalani ujian pada jam 7 pagi. Saidah rencananya akan menyetorkan 5 juz yang sudah dihafalnya. Gadis yang tahun ini lulus SMP tersebut sudah tiga tahun ini mendapatkan Beasiswa JARIQU dari PPPA Daarul Quran. Selama 3 tahun, dia sudah menyelesaikan 28 juz. Tinggal 2 juz lagi dia menjadi hafidzhoh 30 juz. Padahal usianya baru 15 tahun. 


Tiga tahun lalu, dia belum hafal 1 juz pun. Hanya beberapa surat pendek yang dihafal. Begitu diterima menjadi santri dalam program JARIQU, dia harus memulai dari nol. Mulai dari mengeja huruf hijaiyah secara benar hingga membenahi bacaan yang kurang tepat. Di bawah bimbingan Ustadzah Fitriatul Jannah, hari demi hari Nafisah mulai menemukan ritmenya. Hafalannya pun bertambah. Padahal, dia juga masih harus membagi waktunya untuk sekolah.

“Kalau dipikir memang berat, tapi menyenangkan juga bisa menghafal Al Quran. Apalagi kalau keinginan itu tumbuh dari diri sendiri,” ujar Nafsiah.

Semua santri Rumah Tahfidz Daarul Quran memiliki prestasi akademis di sekolahnya. Mereka juga memenangi lomba-lomba baik ditingkat lokal maupun regional. Fishe Amalia contohnya, adalah juara lomba pidato tingkat Kota Malang. Hal ini menjadi pembuktian terbalik dari anggapan yang berkembang di masyarakat yang menyatakan bahwa jika anak memiliki prestasi tahfidz akan mengorbankan prestasi akademis dan lainnya. Demikian pula sebaliknya. Prestasi santri-santri Rumah Tahfidz membuktikan bahwa anggapan itu tidak benar.

Bukan hanya di Rumah Tahfidz Daarul Quran Putri, di Rumah Tahfidz Daarul Quran Putra pun demikian. Bahkan, ada satu santri yang sudah khatam 30 juz. Ainul Yaqin, yang tahun ini lulus SMP dalam waktu bersamaan sekaligus mengkhatamkan program tahfidznya. Bahkan, sejak kelas 1 SMP, Ainul hampir selalu menjadi juara umum di SMP Islam Kepanjen, Kabupaten Malang.

Kesibukan mempersiapkan ujian semester program tahfidz juga terjadi di Rumah Tahfidz Akademi Putri. Santri-santri Rumah Tahfidz yang berasal dari beberapa perguruan tinggi di Malang itu mulai sibuk mempersiapkan diri menjelang ujian yang dimulai hari ini hingga dua minggu ke depan. Dengan semangat yang sama, tujun yang sama, semua santri Rumah Tahfidz Daarul Quran Malang berusaha memberikan yang terbaik untuk dirinya, orang tuanya, para donatur yang mendukung mereka. Dan yang paling penting, memberikan yang terbaik untuk Tuhannya.



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..