Berita Cabang | Jogjakarta

Bersandar pada Ulama, Berjalan dengan Umara

  16 Oktober 2017  

Yogyakarta (12/10) - Tiga puluh menit lebih tim PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta menunggu di teras satu rumah sederhana sampai ada suara meminta masuk ke dalam ruang tamu terdengar pelan. Segera beranjak masuk, seorang lelaki dengan tatapan sejuk dan rambut yang sudah tak lagi hitam, tangannya sedikit gemetar menyambut jabat tangan tim PPPA.

Assalamu’alaikum warahmatullah,” sambut lelaki sepuh tadi mempersilahkan tim duduk di ruang tamu. Ialah KH. Drs. Thaha Abdurrahman, Ketua MUI Provinsi Yogyakarta. Usianya telah 81 tahun, stroke membuat geraknya melambat sejak sembilan tahun lalu, tubuh bagian kirinya sudah tidak lagi normal, namun amanah masih terus diemban sejak 15 tahun lalu memimpin majelis ulama di Yogyakarta.

Obrolan masuk pada tujuan bertamu, yakni meminta doa restu pada hajat besar PPPA Daarul Qur’an pada 22 Oktober mendatang, yakni Wisuda Akbar 8 Dunia Menghafal. “2.034 peserta wisuda itu hanya di Yogyakarta?” Kyai Thaha meyakinkan dirinya bahwa jumlah itu cukup banyak untuk para penghafal Alqur’an yang berkumpul di satu waktu.

“Masih ada 15 lokasi lain di Indonesia dan 15 negara lain dengan jumlah yang hampir sama di setiap lokasi, Kyai,” terang Maulana Kurnia Putra, Pimpinan Cabang PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta. “Semoga keberkahan tercurah untuk para Penghafal Alqur’an,” jawab Kyai Thaha yang akan menghadiri gelaran WIsuda Akbar 8 di wilayah Yogyakarta dan mewisuda dua ribu lebih santri penghafal Alqur’an binaan PPPA Daarul Qur’an cabang Yogyakarta.

Tidak hanya Kyai Thaha, Heroe Poerwadi, Wakil Walikota Yogyakarta juga akan menghadiri gelaran Wisuda Akbar 8 Dunia Menghafal di Yogyakarta. Antusiasnya bertambah pada jumlah ribuan peserta wisuda yang mencapai ribuan, bahkan 150-an santri di antaranya telah menghafal 10-30 juz Alqur’an.

Lembaran laporan aktivitas program dakwah dan majalah DAQU dibukanya lembar demi lembar. Dalam bingkai foto, dakwah dan aksi kemanusiaan PPPA Daarul Qur’an diapresiasi penuh Wakil Walikota yang dulunya pernah melakoni dunia jurnalistik. Ketakziman Heroe Poerwadi dalam gerak syiar tahfidzul Qur’an oleh PPPA Daarul Qur’an ada pada dakwah yang mempersatukan, ditambah lagi dukungan program-program kemanusiaan dan pengembangan masyarakat di daerah-daerah pinggiran.

Syiar Wisuda Akbar 8 Dunia Menghafal di wilayah Yogyakarta kali ini telah mendapat doa restu dari para ulama dan akan didampingi para pemimpin (umara). Doa dari para guru, ulama, dan pemimpin akan menjadi wasilah pada lancarnya setiap ayat yang dihafal dan didakwahkan, dan segera ijabah menjadi teladan perilaku.

Semoga Wisuda Akbar 8 Dunia Menghafal menjadi ikhtiar para santri Penghafal Alqur’an yang selalu bersandar pada para ulama dan berjalan berdampingan bersama para pemimpin (umara) untuk Indonesia dan dunia yang lebih baik. Aamiin.

Photo lainnya dalam Berita ini ..




Berita lainnya ..