Berita Cabang | Semarang

SIGAB Salurkan Logistik untuk Korban Banjir Batursari

  17 Februari 2017  

Semarang - Hujan dengan intensitas cukup tinggi, mengguyur Kota Semarang sejak Selasa (14/2) sore.  Ketinggian air di Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) Kota Semarang pun meningkat. Curah hujan yang tinggi mengakibatkan air sungai meluap dan menimbulkan arus air deras dari sungai menuju rumah warga di sekitar daerah Sawah Besar.

Air sungai yang meluber langsung menuju ke jalan raya dan ke pemukiman penduduk.  Salah satu daerah yang terdampak banjir adalah Desa Batursari,  Kelurahan Sawah Besar. "Warga sudah berusaha menghalau dengan karung pasir namun tidak berhasil. Apalagi saat itu hujan deras sejak Mahgrib,  akhirnya air pun luber ke perkampungan pada Rabu dini hari," ujar Ibu Tris (45) selaku ketua RW setempat.

Saat tim Santri Siaga Bencana (SIGAB) menyambangi lokasi banjir, air terlihat sudah mulai surut, tinggal sebetis orang dewasa. Namun akses keluar masih cukup sulit, jalan masih tertutup air yang bercampur lumpur. Tim SIGAB berupaya membantu pengadaan logistik dengan membuka dapur umum di Batursari RT 03/ RW 05 Kelurahan Sawah Besar, Kecamatan Gawam Sari.

Sedikitnya ada 155 KK yang terdampak bencana banjir luapan air sungai ini. Wilayah RT 04 di kawasan ini merupakan daerah terparah yang terkena banjir karena letaknya paling rendah. Alhamdulillah, hingga Jumat siang ini air sudah surut. Hanya sisa-sisa lumpur yang masih memenuhi jalan-jalan di daerah itu.