Berita
PPPA Renovasi Masjid Darurat di Cox's Bazar

  16 Oktober 2017    163

Ratusan ribu muslim Rohingya masih bertahan dari panasnya terik matahari, dinginnya angin malam dan hujan di kamp-kamp pengungsian di Cox’s Bazar, Bangladesh. Kantong-kantong pengungsian semakin terlihat padat, penuh dengan orang tua dan anak-anak. Bangunan yang digunakan untuk tinggal itu hanya menggunakan atap plastik beralas tanah, mereka hidup dengan fasilitas seadanya.

Begitu juga dengan tempat ibadah yang berdiri di kamp-kamp pengungsian, masih dengan atap plastik dan beralas terpal, muslim-muslim Rohingya melaksanakan salat wajib dan sunnah, mengaji, mendaras Alqur’an dengan sarana ala kadarnya.

Sebelumnya, tim kemanusiaan PPPA Daarul Qur’an telah membangun dapur umum dan mendistribusikan makanan berupa nasi briyani sebanyak 600 kotak serta memotong satu ekor sapi untuk para pengungsi di Kutupalong Camp. Musim hujan di Cox’s Bazar memberikan banyak tantangan bagi pengungsi di kamp ini. Mulai penyakit, sanitasi yang buruk sampai jalan yang licin dan berbahaya. Selain logistik dan pangan, sarana ibadah juga dibutuhkan.

Karenanya untuk memberikan kenyamanan beribadah, tim kemanusiaan juga akan memperbaiki tempat-tempat ibadah di beberapa kamp pengungsian yang ada di Cox’s Bazar tersebut. Rencananya tim akan merenovasi masjid-masjid darurat. Ada tiga kamp yang menjadi fokus perbaikan masjid yakni Balu Khali Camp, Thainkali Camp dan Kutupalong Camp.

InsyaAllah, masjid-masjid darurat ini akan menjadi masjid permanen di masing-masing kamp. Jadi masjid yang atapnya masih plastik kami ganti seng, yang alasnya masih tanah kami semen dan kami juga distribusikan sajadah, Alqur’an serta perlengkapan salat lainnya,” ujar Ketua Tim Kemanusiaan PPPA Daarul Qur’an untuk Rohingya, Jahidin, Senin (16/10).

General Manajer Program PPPA Daarul Qur’an ini mengatakan, timnya sudah membeli seng dan semen serta mendistribusikan logistik juga perlengkapan ibadah ke masing-masing kamp. “Renovasi masjid-masjid darurat ini akan kami sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kamp,” tuturnya.

Jahidin menyampaikan ucapan terima kasih dari pengungsi Rohingya untuk para donatur di Indonesia yang telah mengamanahkan dananya melalui PPPA Daarul Qur’an. “Mohon do’a agar masjid-masjid darurat yang akan kami renovasi berjalan dengan lancar. Semoga setiap bantuan dari seluruh jemaah dan donatur menjadi berkah, Aamiin,” harapnya.

Photo lainnya dalam Berita ini ..




Berita terakhir lainnya ..