Arsip Berita | Oktober 2016
Sedekah Produktif Lahan Untuk Umat

  31 Oktober 2016    938

Bismillahirrahmanirrahim ....

"Barangsiapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan." (Al-Baqarah [2] : 245)

Permohonan proposal ini langsung dari Allah SWT. Ditujukan kepada setiap hambanya di dunia. Oleh karenanya, sangat perlu terinstal langsung dalam diri kita. Tertanam dalam hati kita, tanpa keraguan yang menggantung-gantung.

Sungguh kelewatan kita sebagai hamba-Nya yang tak sanggup melakukannya. Padahal, selain surah di atas Allah telah berkata kepada setiap hambanya dalam surah Al-Hadid (57) ayat 1-11.

"Dan mengapa kamu tidak menginfakkan hartamu dijalan Allah. Padahal, milik Allah semua pusaka langit dan bumi? Tidak sama orang yang menginfakkan (hartanya di jalan Allah) di antara kamu dan berperang sebelum penaklukan (Mekah). Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menginfakkan (hartanya) dan berperang setelah itu. Dan Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. Dan Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan". (Al-Hadid [57] : 10)

Dalam ayat di atas, Allah pun sudah mengajukan permohonannya. Padahal, tidak seharusnya yang Maha Pemberi Rezeki dan Maha Tinggi melakukan seperti itu. Bahkan, Allah punya hak untuk mengambil semuanya dalam segejap saja.

Seharusnya ini yang kita pahami sebagai hamba. Tak malukah kita selalu berkata,"kalau gaji saya naik, saya sedekah deh. Kalau dapat pekerjaan saya sedekah deh. Kalau saya menikah nanti, saya sedekah deh. Kalau saya dapat project besar, saya sedekah deh."

Bukankah, kalimat-kalimat itu selalu terucapkan. Padahal, siapa yang mengizinkan dan memberikan hidup. Allah pun tidak meminta apa yang belum diberikan-Nya, tetapi yang sudah dilimpahkan kepada setiap hambanya.

Dalam surat At-Talaq (65) ayat 7 Allah SWT berfirman: "Hendaklah orang yang mempunyai keluasan memberi nafkah menurut kemampuannya, dan orang yang terbatas rezekinya, hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allahkepadanya. Allah tidak membebani seseorang melainkan (sesuai) dengan apa yang diberikan Allah kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan setelah kesempitan".

Perintah sedekah bukan Rasulullah SAW yang menurunkan, melainkan Allah Ta'ala yang memerintahkan. Bukan tanpa janji pula Allah memerintahkan. Dalam ayat-ayat diatas, Allah sampaikan akan menggantinya dengan berlipat-lipat.

Janji ini, bukanlah datang dari manusia yang mudah ingkar. Tapi, sang Maha Besar, Maha Kaya, Maha Teliti. Hanya IA, satu-satunya di alam semesta ini yang terjamin janjinya. Jika, kita tetap tak bisa melakukannya. Maka, seharusnya kita malu karena tak punya muka di hadapan Sang Pencipta.

Alhamdulillah, dengan izin Allah SWT, PPPA Daarul Qur'an melaunching Sedekah Produktif. Berlokasi di atas lahan sebesar 1000 hektar di Panimbang, Pandeglang, Banten.

InsyaAllah, untuk menyelamatkan lahan-lahan yang ada di bangsa ini. Agar tidak dikuasai pengembang dan pengusaha properti, yang hanya menguntungkan ornag berkepentingan. Mengembalikan lahan-lahan ini kepada umat dan rakyat, beserta seluruh keuntungannya.

Di atas lahan itu, akan dibangung pesantren Agro, perikanan, perkebunan, peternakan dan pesantren. Hal ini tak akan tercapai tanpa doa dan dukungan masyarakat Indonesia. InsyaAllah, pada Ahad, 27 November mendatang dalam agenda rutin Kajian Islam Bulanan di Masjid Istiqal Jakarta, Ustad Yusuf Mansur yang akan menerima secara langsung dukungan setiap masyarakat hand by hand untuk Sedekah Produktif ini. Bismillah...



Berita terakhir lainnya pada periode ini ..