Testimoni
Testimoni Terkini
 
 
Testimoni
 
 
Ingin mendapatkan info terbaru tentang artikel_tarmizi dan kegiatan
PPPA DAQU?

Silahkan Add Pin BB ini ..

Bahagianya tak Terlukiskan

Bahagianya tak Terlukiskan

Updated ( 2010-12-03 )
Read Total ( 634 )

Share on Facebook
 
“Wah, gimana ya, pokoknya tak terlukiskan deh,” ujar Teuku Wisnu (25) saat ditanya mengenai kebahagiaannya bersedekah. Ditemui Daqu di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, selebritas berdarah Aceh ini mengaku belajar sedekah dari orangtuanya. “Pemahaman saya di masa kecil tentang sedekah itu ya zakat,” kata pria kelahiran Jakarta, 4 Maret 1985. Ia menambahkan, pemahaman lama itu simple banget, yakni zakat ke masjid atau ke orang miskin. Sambil tersenyum, pria bertinggi tubuh 178 cm dan berat badan 68 kg ini, mengatakan, “Duh, bahagianya bila kita bersedekah, kemudian kita melihat kebahagiaan orang yang kita beri dan kita didoakan.” Meskipun kemarin-kemarin belum mengerti makan keajaiban sedekah, bintang sejumlah sinetron, film, iklan, dan sempat menjadi presenter, ini meyakini dampak positif sedekah. “Saya memang belum paham keajaiba sedekah. Tapi begini, saya yakin sedekah itu berdampak positif bagi kita. Misalnya jika kita sedang di posisi 5, maka dengan sedekah posisi kita akan terangkat pada peringkat 3,” katanya memberi tamsil. Perjalanan karier Mahasiswa FISIP Jurusan Hubungan Internasional Universitas Moestopo, Jakarta, ini, juga berawal dari sebuah blessing indisguise. Sebuah hikmah di balik musibah yang mengenainya. Bermula, anak bungsu dari empat bersaudara ini menyetir mobil milik tantenya. Innalillahi, ia mengalami kecelakaan di jalan tol dalam kota. Saat itu Wisnu tak punya uang untuk memperbaiki kerusakan mobil tantenya. Tapi ia yakin, akan mendapat rejeki untuk membiayai tanggungjawabnya. Atas saran temannya, Wisnu kemudian mengikuti casting sebuah iklan. Alhamdulillah, jebol. Sejak itulah, nama dan sosok Teuku Wisnu mulai dikenal masyarakat. Dari bintang iklan, merambah ke sinetron. Salah satunya sinetron Cinta Fitri, dimana ia berperan sebagai Farel. Dalam perhelatan Panasonic Award ke-12 yang diadakan pada 27 Maret 2009, Wisnu berhasil menjadi pemenang dalam kategori Aktor Favorit. “Saya yakin semua itu tak lepas dari sedekah. Jadi, saya sangat mendukung banget lembaga seperti PPPA Daqu yang mengajak masyarakat bersedekah,” pungkas Teuku Wisnu. (awen/ah)

 
 
 
www.daqu.or.id