# # # # # # # # #
 
     
 
Berita Cabang Jogjakarta
Berita Terkini
 
 
Berita Sebelumnya ..
 
 
Ingin mendapatkan info terbaru tentang Berita dan kegiatan
PPPA DAQU?

Silahkan Add Pin BB ini ..

STMIK Antar Bangsa Sukses Gelar Olimpiade

Berita dari PPPA Pusat Jakarta

Updated ( 2016-05-23 00:00:00 )
Read Total ( 505 )

Share on Facebook
 
Gerimis menyelimuti langit Cimone, Jumat (20/4) lalu. Menjadi teman beberapa wanita berseragam hitam dan berjas merah. Sejak pukul 13.00 WIB mereka setia menanti kedatangan para peserta Olimpiade STMIK Antar Bangsa di balik meja registrasi.

Satu persatu peserta mulai berdatangan ke Hotel Siti, tepatnya di Jalan Moh. Hatta, KM 2,1-Tanggerang. Setelah melewati persaingan ketat antara ribuan peserta dari seluruh Indonesia, melalui kualifikasi secara online sejak 15 Januari hingga 10 Mei lalu.

Tercatat, 78 dari 90 peserta terpilih hadir di lokasi untuk mengikuti babak final. Usai registrasi, agenda dilanjutkan dengan Technical Meetings (TM) pada pukul 16.00 WIB. Kemudian, pembekalan serta motivasi yang diisi oleh Manajer Training Wisata Hati, Ilham Ramdoni dan Manajer Divisi SSB Wisata Hati, Triando Frima.

Sabtu pagi (21/5), suasana koridor area Tam'in Room I-IV diselimuti wajah-wajah tegang para peserta. Namun, suasana tegang itu perlahan mulai mencair. Pasalnya, pengarahan tata tertib disampaikan dengan menyenangkan sehingga, mengundang gelak tawa para peserta.

"Persiapan untuk lomba Olimpiade ini saya lakukan sejak sebelum ujian semester genap," ungkap salah seorang peserta kelas X MAN Parung Panjang, Bogor.

Diungkapkan bahwa pengambilan score berdasarkan nilai tertinggi dan waktu tercepat. "Penilaian diambil berdasarkan nilai tertinggi, jika ada nilai yang sama maka kami akan mengambil waktu yang tercepat," jelas Ketua Pelaksana, Syaifuddin M.Kom

Tidak hanya itu, motivasi pun diberikan oleh para petinggi PPPA Daarul Qur'an. Seperti, Ketua Bidang Pendidikan dan Dakwah, Ahmad Jameel serta Direktur Utama PPPA Daarul Qur'an, Anwar sani.

Sorak meriah semakin meninggi kala Direktur Pelaksana PayTren, Hari prabowo memberi sambutan dan akan memberikan hadiah tambahan kepada kesembilan pemenang dari tiga kategori. "Kami dari PayTren akan menambah hadiah berupa Handphone Samsung J1 untuk para pemenang," ungkapnya.

Beberapa saat kemudian, ketegangan kembali datang, saat soal ujian mulai dibagikan. Keseriusan mulai merambati para peserta yang berusaha teliti dan konsentrasi mengerjakan soal. Selama 60 menit mereka bersaing secara ketat namun, tetap sportif.

"Sebenarnya soalnya tidak begitu susah, hanya saja ada beberapa yang kemungkinan jawabannya ada dua, jadi harus pilih salah satu, " ungkap Dina Anisa Putri Gulton, pelajar kelas X dari Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, setelah berhasil menaklukan 60 soal Bahasa Inggris di menit ke 45.

Setelah melakukan proses penilaian oleh tim panitia, keluarlah kesembilan nama calon pemenang. Kecemasan menunggu namanya dipanggil dirasakan para peserta, saat MC mulai mengumumkan siapa saja kah pemenangnya.

Ialah Ignatius Alvin Wijay, nama yang keluar sebagai juara pertama pada mata lomba Matematika. Disusul siswa dari SMAN I Tanggerang, Junho Choi Hedy dan Hans Kusuma Raharja sebagai juara kedua dan ketiga.

Sedangkan, untuk bidang Komputer diraih oleh siswa SMA I Surakarta, Noor Kharismawan, kemudian, siswa kelas X MAN Parung Panjang, Bogor, Zulfikar, terkahir siswa dari Jakarta, Muhammad Fikri.

Terakhir, untuk mata lomba Bahasa Inggris, direbut oleh siswa SMA Tunas Daud, Bali, Gavriel Kevin Irawan. Dikejar oleh kedua siswa dari SMA Taruna Nusantara, Magelanh Garry Putraanto A dan Kinasih Sekarswara.

"Olimpiade yang digelar STMIK Antar Bangsa ini beda dari yang lain," terang juara pertama kompetisi Bahasa Inggris, Gavriel.

Biasanya, lanjut ia, peserta hanya datang, mengikuti prosesi lomba, pengumuman dan pulang. Tapi. yang ini beda. Selain free dan diberi akomodasi, peserta juga diberi nilai-nilai moral motivasi.

Acara yang didukung oleh BNI Syariah, Wisata Hati dan PayTren ini memang dikemas sedemikian rupa agar berbeda dari yang lain. "Disamping, menciptakan SDM yang mampu bersaing di era digital, kami juga ingin mengusung acara Olimpiade yang berbeda, sehingga peserta merasa nyaman," pungkasnya.

Alhamdulillah, acara yang pertama kali diadakan oleh Sekolah Tinggi Manajemen dan Informatika dibawah naungan Daarul Qur'an ini tergolong sukses. Tak ayal, para peserta pulang dengan penuh senyuman dan kepuasan meskipun tidak memenangkan lomba.

"Biasanya kalau setelah lomba dan gak menang itu down, tapi kali ini beda. Meskipun gak menang, tapi tetep senang dan puas," ungkap salah satu peserta.

 
 
 
www.pppa.or.id