Jalan Sedekah
Artikel Lain Terkini
 
 
Artikel Lain Sebelumnya ..
 
 
Ingin mendapatkan info terbaru tentang artikel_tarmizi dan kegiatan
PPPA DAQU?

Silahkan Add Pin BB ini ..

Pestanya Para Penghafal Al Qur'an



Updated ( 2014-11-13 00:00:00 )
Read Total ( 416 )

Share on Facebook
 
22 Desember 2010, bertepatan dengan Peringatan Hari Ibu, dalam acara "Nikmatnya Sedekah" yang ditayangkan MNCTV, Ustadz Yusuf Mansur meminta Saya, Mas Sani, Ustadz Jameel, dan Ustadz Hendy, naik panggung. Acara ini tayang setiap jam 5 pagi ini secara live.

Kami tak sendirian didaulat tampil di atas panggung, namun disertai ibunda masing-masing. Setelah kami berjajar menghadap ratusan jamaah dan jutaan pemirsa yang menyaksikan acara itu, Ustadz Yusuf Mansur memperkenalkan kami secara lengkap.

Ustadz kemudian memberikan taushiyah. Ia menyampaikan keutamaan berbakti kepada orangtua, wabil khusus ibu. Beliau tak sungkan mengungkap episode buram kehidupan masa lalunya, yang terselamatkan berkat do'a tak kenal lelah dari ibunya.

Yang membuat kami terperanjat, di akhir taushiyah Ustadz Yusuf berucap, nanti bulan depan akan mengadakan Program Wisuda Akbar di Masjid Istiqal Jakarta Pusat. Pesertanya para santri dari Rumah-Rumah Tahfidz.

Mendengar itu, Saya dan Mas Sani saling berpandangan. Lalu Saya berbisik kepadanya. ''Ssst, Mas, ini program apa? Apa Ustadz sudah bicara sama Antum?"

Mas Sani tidak menjawab dan hanya menggeleng. Jawaban serupa saya dapatkan ketika berbisik kepada Ustadz Jameel dan Ustadz Hendy.

Wah, tentu saja kami terperanjat. Bagaimana tidak. Saat itu, Program Rumah Tahfidz belum lama menggelinding. Jumlahnya baru puluhan. Lha kok mau dihimpun dalam Wisuda Akbar?

Walau sempat terkaget-kaget dengan gagasan Ustadz, toh akhirnya program Wisuda Akbar terwujud juga. Program bertajuk Indonesia Menghafal Qur'an (IMQ) perdana digelar pada 8 Mei 2010 di Masjid At-Tiin, Komplek TMII, Jakarta Timur.

Ketika itu, sebanyak 3000 wisudawan plus 5000-an orang pendamping menyemarakkannya. Para peserta wisuda menyetorkan hafalan empat surah pilihan: Surah Yasin, Ar-Rahman, Al-Waqiah, dan Surah Al-Mulk.

IMQ II digelar pada 16 Mei 2011, yang diikuti 5000 orang peserta dengan sepuluh ribuan pendamping. Agar lebih menasional, IMQ III juga mengundang peserta dari berbagai kota di berbagai provinsi. Perhelatan kali ini terselenggara pada 19 Mei 2012 di Masjid Agung Jawa Tengah di Kota Semarang.

Sebanyak 5000 peserta tumplek mengikuti wisuda akbar ini, ditambah 15.000 pendamping dan penggembira. Saat itulah, Ustadz Yusuf Mansur mengemukakan hajat dan doa agar wisuda akbar selanjutnya bertaraf internasional.

Alhamdulillah, Wisuda Akbar IMQ IV di GBK pada 30 Maret 2014, dihadiri 20.000 peserta dan 40.000 pendamping dari berbagai Pesantren Tahfidz, Rumah Tahfidz, dan Majelis Taklim di seluruh Indonesia. Gelaran ini tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai acara wisuda menghafal Qur'an dengan jumlah peserta terbanyak.

IMQ IV berbobot internasional dengan kehadiran Syaikh Sa'ad Al- Ghamidi , Imam Masjid An Nabawi, Madinah, yang suara murotalnya sudah tidak asing lagi bagi muslim Indonesia. Juga hadir sejumlah ulama dan imam dari Timur Tengah.

Alhamdulillah, Wisuda Akbar IMQ V telah terselenggara pada 25 Oktober 2014. Rasa haru dan bahagia menyelimuti kami keluarga besar Daarul Qur'an, menyaksikan kehadiran 25 ribu santri penghafal Al Qur'an yang datang dari 26 propinsi, serta para pendamping dan peserta bebas yang jumlahnya sekitar 70 ribu pecinta Al Qur'an. Ditambah, kehadiran para syeikh yang begitu menyejukkan, sehingga ketika mereka melantunkan ayat-ayat suci ribuan orang menangis dibuatnya.

Dengan segenap kekurangannya, kami berharap Pesta Para Penghafal Qur'an ini menjadi tonggak bagi Indonesia masa depan yang akan diwarisi oleh generasi Qur'ani. Semoga Indonesia, sebagaimana negeri-negeri Msulim lainnya, kelak menjadi Negeri Para Penghafal Qur'an.

Usai Wisuda Akbar IMQ V, jelang tengah malam, di panggung utama kami --Ustadz Yusuf Mansur, Saya, Ustadz Sani, Ustadz Jameel-- sujud syukur, saling berpelukan, dan menangis. ''Insya Allah, Allah mewujudkan our dream,'' bisik Ustadz Yusuf.

 
 
 
www.daqu.or.id