Jalan Sedekah
Artikel Lain Terkini
 
 
Artikel Lain Sebelumnya ..
 
 
Ingin mendapatkan info terbaru tentang artikel_tarmizi dan kegiatan
PPPA DAQU?

Silahkan Add Pin BB ini ..

Rekam Jejak



Updated ( 2014-03-25 00:00:00 )
Read Total ( 1381 )

Share on Facebook
 
"Saya ingin jadi penghafal Qur'an," ucap bocah perempuan berusia 3 tahun itu dengan polosnya. Dia datang menemani ibu dan neneknya yang ingin menitipkan sedekah di kantor PPPA Daarul Qur'an, Kawasan Ciledug Business District, Tangerang.

Mendengar celotehnya, saya terkejut. ''Iya Ustadz, anak saya ingin jadi hafidz," ibunya meyakinkan. Saya tersenyum senang, dengan perasaan bangga dan kagum bercampur aduk dalam dada. Kini tidak terlalu sulit mencari bibit-bibit penghafal Al Qur'an. Tak seperti dulu saat kami baru mulai.

Masih segar dalam ingatan, embrio Daarul Qur'an berawal dari niat Ustadz Yusuf Mansur dan Asaatidz untuk mendirikan Pesantren Tahfidz Daarul Qur'an di Bulak Santri, Pondok Pucung, Karang Tengah, Tangerang.

Saat itu Kami membuat tim seleksi yang berkeliling Jawa untuk mencari bibit-bibit terbaik calon santri angkatan perdana Pesantren Daarul Qur'an.

Akhirnya, dari puluhan santri di Bulak Santri, terus berkembang hingga ditargetkan 100.000 penghafal Qur'an di seluruh Indonesia. Program inipun menjadi laboratorium sedekah masyarakat Indonesia yang diwadahi dalam lembaga Program Pembibitan Penghafal Al Qur'an (PPPA) Daarul Qur'an.

Dengan berbagai kekurangan dan tantangan yang dihadapi, PPPA Daarul Qur'an Alhamdulillah kini sudah berusia 7 tahun. Dengan berbasis pada pemuliaan Al Qur'an, lembaga ini terus mengembangkan Pondok Pesantren Daarul Qur'an, Rumah Tahfidz Qur'an, dan Rumah Qur'an.

Fokus program tersebut didukung oleh berbagai program penunjang di bidang pendidikan dan sosial-kemanusiaan, seperti beasiswa santri, tunjangan guru, bantuan rumah sederhana, dan sebagainya.

Para santri pun dilibatkan dalam berbagai program seperti Santri Siaga Bencana, Qurban Istimewa, dan lain-lain.

Tak hanya di dalam negeri, program juga dikembangkan ke luar negeri seperti ke Somalia, Afrika Selatan, dan Gaza. Ketika laporan ini diturunkan, Pimpinan PPPA Daarul Qur'an tengah membesuk Rumah Qur'an di Gaza, Palestina.

Alhamdulillah, kiprah PPPA Daarul Qur'an dan peran Ustadz Yusuf Mansur mendapat apresiasi luas. Salah satunya dari Prof Hisanori Kato, peneliti dari Jepang.

Usai mewawancarai Ustadz Yusuf Mansur dan blusukan menjenguk Kantor Pusat PPPA Daarul Qur'an serta beberapa proyek binaannya hingga ke lereng Gunung Merapi, Prof Kato menuliskan kekagumannya terhadap program-progarm yang dikembangkan Daarul Qur'an di Sakai Journal.

Ustadz Yusuf Mansur, kini jadi salah satu tokoh Indonesia. Harian Republika menahbiskannya sebagai ''Tokoh Perubahan 2007'' bersama lima tokoh nasional lainnya.

Anugerah ''Sang Pelaku Sedekah'' dari Republika itu tak berlebihan. Ustadz Yusuf Mansur berhasil menjadikan sedekah sebagai gerakan sosial dan dakwah, yang menginspirasi lahirnya banyak komunitas sedekah beserta tokohnya masing-masing.

Bukan hanya itu. Gerakan sedekah juga menjadi gerakan kesalehan ritual, karena dibarengi dengan pembudayaan pengamalan ibadah wajib maupun sunat, baik dari kuantitas maupun kualitasnya. Sholat sehari-semalam misalnya, bukan lagi hanya 17 rakaat, melainkan 29 rakaat termasuk sholat sunat qobliyah danba'diyah.

Sebagai ikhtiar menyusun semacam buku putih rekam jejak perjalanan Daarul Qur'an, Kami --Saya bersama Mas Anwar Sani dan Ustadz Ahmad Jamel--sedang menulis buku "Belajar dari Ustadz Yusuf Mansur''. Insya Allah segera terbit.

Tentu, semua ini bukan kerja kami semata. Ini adalah kerja Anda para donatur dan simpul, yang senantiasa mendukung PPPA Daarul Qur'an. Dan sudah menjadi budaya Daarul Qur'an, untuk selalu doa-mendoakan setiap program, baik di awal, tengah, maupun pada akhirnya.

Insya Allah, untaian do'a kebaikan untuk para donatur dan simpul serta mitra PPPA Daarul Qur'an, senantiasa dipanjatkan segenap pengurus dan santri kehadirat Ilahi. Baik dalam tahajud, shaum, maupun sholat.

Maka sudilah kiranya mendoa agar PPPA Daarul Qur'an dan Keluarga Besar Daarul Qur'an, di usai yang ke-7 tahun ini semakin bermaslahat bagi ummat.

 
 
 
www.daqu.or.id