Tanya-Jawab Fiqih Ibadah
Diasuh oleh KH. Ahmad Kosasih M.Ag


Pertanyaan:
Selama beberapa tahun saya telah meninggalkan sholat lima waktu. Sekarang saya sudah menyadari kesalahan saya itu dan saya ingin tobat kepada Allah. Bagaimana dengan sholat-sholat yang telah saya tinggalkan itu, apakah saya wajib menggantinya? Bagaimana caranya?

Jawaban:
Sebelum saya menjawab pertanyaan di atas terlebih dahulu saya mengucapkan puji syukur kepada Allah yang telah memberikan hidayah dan melimpahkan kepada penanya karunia-Nya yang sangat besar. Semoga karunia yang sama akan diberikan pula kepada saudara-saudara kita yang lain yang masih mengabaikan kewajiban-kewajibannya sebagai hamba Allah.
Ibadah sholat adalah salah satu rukun Islam yang utama yang tidak ada alasan apapun untuk boleh ditinggalkan. Berbeda dengan ibadah puasa yang boleh ditinggalkan dalam keadaan sakit atau sedang dalam perjalanan, demikian pula ibadah zakat dan haji yang diwajibkan hanya atas orang-orang muslim yang mampu saja. Tidak ada perbedaan pendapat di antara para ulama bahwa apabila seseorang yang mengaku muslim meninggalkan sholat karena mengingkari kewajibannya maka dia dinyatakan sebagai orang yang telah kafir. Sedangkan seseorang yang meninggalkannya karena kemalasan dan kelalaiannya maka menurut mayoritas ulama dia dinyatakan sebagai orang fasik yang menurut Imam Malik dan Imam Syafi’i dapat dijatuhi hukuman mati.
Persoalan mengqodho sholat lima waktu menurut mayoritas ulama menjadi kewajiban setiap orang yang meninggalkannya di samping ia menanggung dosa besar karena telah mengabaikan kewajiban yang paling utama dalam rukun Islam. Dengan demikian orang tersebut mempunyai dua macam beban dan tanggung jawab. Pertama beban dosa karena telah membiarkan waktu sholat berlalu tanpa ia isi dengan sholat pada waktunya, kedua beban dosa karena telah meninggalkan sholat itu sendiri. Ilustrasinya bagaikan seseorang yang berhutang dan berjanji akan melunasinya pada tanggal satu Januari. Akan tetapi pada tanggal yang sudah ditentukan itu ia tidak memenuhi janjinya maka ia menjadi punya dua beban, yaitu pertama kesalahannya karena waktu yang dia janjikan sendiri telah berlalu tanpa ia lakukan apa yang menjadi tanggung jawabnya, kedua hutangnya yang tetap harus dia lunasi. Maka selain dia harus meminta maaf kepada pemilik piutang atas kegagalannya memenuhi janjinya dia tetap harus melunasi hutangnya. Demikian pula ibadah sholat, orang yang telah meninggalkannya harus tobat dan memohon ampunan Allah atas kelalaian dan kemalasannya di samping ia harus mengqodho atau melunasi kewajiban yang ia tinggalkan.
Bagaimana menghitung jumlah sholat yang telah ditinggalkannya dan bagaimana cara mengqodhonya?
Seseorang yang telah meninggalkan sholat harus mengingat-ingat sejak kapan dan berapa lama ia tidak melaksanakan sholat. Umpama dia sudah tidak sholat lagi sama sekali selama dua bulan atau mungkin sampai tiga tahun, ketika dia akan mengqodhonya tidak perlu menghitung berapa jumlah sholat yang sudah ia tinggalkan. Akan tetapi dia mulai mengqodho dengan cara setiap waktu sholat dia melaksanakan sholat dua kali, sholat yang pertama ia lakukan untuk yang punya waktu sedangkan sholat yang kedua ia lakukan sebagai qodho. Contohnya, apabila tiba waktu zuhur ia melaksanakan sholat zuhur. Setelah selesai sholat zuhur tersebut ia sholat zuhur lagi dengan niat qodho. Demikian pula pada waktu ashar, maghrib, dan seterusnya sampai selama dua bulan, atau tiga tahun kalau memang lalainya sampai tiga tahun. Dia dapat mempersingkat masa mengqodho sholat hingga satu tahun saja dengan cara setiap waktu sholat dia mengqodho tiga sholat yang sama. Seperti pada waktu zuhur setelah selesai melaksanakan sholat zuhur yang punya waktu ia sholat zuhur dengan niat qodho sebanyak tiga kali, demikian pula pada waktu ashar, maghrib, dan seterusnya.
Seandainya jumlah sholat yang ia qodhokan melebihi jumlah sholat yang ia tinggalkan maka kelebihannya itu tidak akan sia-sia, akan tetapi akan dicatat sebagai sholat-sholat sunnatnya.
Dalam kesempatan ini perlu ditambahkan tentang persyaratan tobat yang benar atau yang disebut tobat nasuha :
Pertama: Berhenti melalaikan sholat atau menghentikan diri dari perbuatan maksiat, karena seseorang tidak dapat dikatakan tobat selama ia masih melakukan kemaksiatan.
Kedua: Menyesali kelalaiannya dalam menjalankan kewajiban sholat atau menyesali perbuatan maksiat yang telah ia lakukan, karena orang yang tidak menyesali kesalahannya berarti ia menyenangi kemaksiatan yang ia lakukan.
Ketiga: Bertekad kuat dan bulat untuk tidak mengulangi kemaksiatan yang sama yang pernah ia lakukan.
Kemudian orang yang bertobat harus memperbanyak segala macam perbuatan-perbuatan baik agar kebaikan-kebaikan itu dapat menutupi bahkan menghapus dosa-dosanya.


Total Akses Halaman Modul ( 8.762 )

Tanya-Jawab Fiqih Ibadah lainnya ..

Pertanyaan : Pak kyai apa hukumnya pakai minyak wangi yang ada bahan alkoholnya terutama saat sholat..
Pertanyaan:  Apabila seorang wanita mengalami haid setelah masuk waktu sholat sedangkan  ia..
Pertanyaan: Sholat ashar aku gak tahu arah kiblat karena pada saat itu kami di tengah hutan dan gelap,..
Pertanyaan: Selama beberapa tahun saya telah meninggalkan sholat lima waktu. Sekarang saya sudah menyadari..
Pertanyaan: Saya seorang pegawai swasta yang tiap harinya pulang pukul 17.00, tentunya saya mesti (baru..
Pertanyaan: Apa hukumnya kalau wudhu, berkumur atau membasuh lebih dari 3X?Jawaban:Air sebagai alat bersuci..
Pertanyaan: Saya kalo sholat bayangannya kemana-mana, gimana ya biar khusyu'?Jawaban:Esensi sholat adalah..
Pertanyaan:Assalamu'alaikum. Apa do'a agar permintaan kita dikabulkan Allah dan shalat apa yang harus..
Pertanyaan:Assalamu'alaikum. Kalau shalatkan lebih baik berjamaah tapi kalau takut timbul riya pada saat..
Pertanyaan: Assalamu'alaikum. Bagaimana cara shalat qadha dan berapa raka'at? Jawaban: Shalat adalah..
Pertanyaan:Assalamu'alaikum. Saya lagi sakit batuk-batuk, dah gitu setiap batuk saya selalu mengeluarkan..
Pertanyaan:Assalamu'alaikum. Bolehkah kita tahajjud tapi tidak tidur dulu, bolehkah begitu bangun malam..
Pertanyaan:Assalamu'alaikum. Saya kalau shalat jamaah zhohor atau ashar suka ketinggalan bacaan karena..
Pertanyaan:Assalamu'alaikum. Bagaimana biar diri kita enteng dalam menjalankan ibadah kepada Allah? Jawaban:..
Pertanyaan: Assalamu'alaikum. Saya kalau shalat bayangannya kemana-mana, gimana ya biar khusyu'?..
Pertanyaan:Assalamu'alaikum. Apa hukumnya kalau wudhu berkumur atau membasuh lebih dari tiga kali?Jawaban:Alhamdulillah..
Pertanyaan:Assalamu'alaikum. Boleh gak kita shalat tapi masih dalam keadaan junub atau belum mandi janabat,..
Pertanyaan:Assalamu'alaikum. Boleh tidak shalat istikharah atau hajat setelah shalat tahajjud atau sebaliknya,..
Pertanyaan:Assalamu'alaikum.. Selama ini saya gak pernah shalat padahal dulu saya rajin, saya gak tahu..
Pertanyaan:Assalamu'alaikum. Saya shalat tahajjud tapi do'anya saya baca buku karena belum hafal, boleh..